Raja Salman Eksekusi Mati 356 Orang, Ini Dia Sebabnya

cnbcindonesia.com
21 jam lalu
Cover Berita
Foto: Bendera Arab Saudi tertiup angin melawan langit cerah, Provinsi Al Madinah, Yanbu, Arab Saudi pada 26 Desember 2019 di Yanbu, Arab Saudi. (Corbis via Getty Images/Eric Lafforgue/Art in All of Us)

Jakarta, CNBC Indonesia - Arab Saudi mencatatkan rekor tertinggi eksekusi mati dalam satu tahun kalender. Berdasarkan tabulasi AFP, Kamis (1/2/2025) otoritas kerajaan telah mengeksekusi 356 orang sepanjang tahun 2025, melampaui rekor tahun sebelumnya sebanyak 338 orang.


Lonjakan angka eksekusi ini utamanya didorong oleh kebijakan "perang melawan narkoba" yang digalakkan Riyadh. Data resmi pemerintah mengungkapkan bahwa 243 orang dieksekusi khusus untuk kasus terkait narkotika.


Baca: Bar Meledak, Gedung Penuh Turis Terbakar-Banyak yang Tewas


Sebagaimana diketahui, Arab Saudi kembali memberlakukan hukuman mati untuk pelanggaran narkoba pada akhir 2022 setelah sempat ditangguhkan selama tiga tahun.


Sejak melancarkan perang terhadap narkoba, negara ini telah meningkatkan pos pemeriksaan polisi di jalan raya dan di persimpangan perbatasan, di mana jutaan pil telah disita dan puluhan penyelundup ditangkap.

Baca: Pesan Tahun Baru dari Xi Jinping, Sinyal Kuat Perang Baru di Asia

"Perekonomian terbesar di dunia Arab juga merupakan salah satu pasar terbesar bagi captagon, sebuah stimulan terlarang yang merupakan ekspor terbesar Suriah di bawah pemimpin terguling Bashar al-Assad," kata data PBB.


Para aktivis HAM menilai tren ini kontradiktif dengan agenda "Visi 2030" milik Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) yang ingin mencitrakan Arab Saudi sebagai negara yang lebih terbuka dan modern.


Saat ini, Arab Saudi tengah gencar berinvestasi besar-besaran di sektor pariwisata dan olahraga, termasuk persiapan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034, guna mendiversifikasi ekonomi dari ketergantungan minyak. Namun, pemerintah menegaskan bahwa hukuman mati diperlukan demi menjaga ketertiban umum.

Baca: Jepang Kalah! India Jadi yang Terbesar ke-4 Bumi, Segera Geser Jerman

(tps/tps)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Pesawat Tempur Arab Saudi Serang Pelabuhan Yaman

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bahas Pilkada Lewat DPRD, Analis Politik Sebut e-Voting Lebih Sederhana dan Memudahkan
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Ukraina siapkan pertemuan penasihat keamanan Eropa, AS pada 3 Januari
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Warren Buffett Pensiun, Saham Berkshire Cuan 6,1 Juta Persen dalam 60 Tahun
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Park Shin Hye Tampilkan Dua Identitas Berbeda di Drakor Undercover Miss Hong
• 23 jam lalubeautynesia.id
thumb
5 Kali Prabowo Tinjau Lokasi Bencana Sumatera, Istana: Pastikan Pemulihan Cepat
• 20 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.