Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Badan Zakat Infak Sedekah (Bazis) Jakarta Utara membedah 35 unit rumah di daerah setempat pada 2025.
“Pada 2025, sebanyak 35 unit rumah telah direnovasi dengan total anggaran Rp1,925 miliar atau Rp55 juta per unit,” kata , Kepala Pelaksana Wilayah Baznas (Bazis) Kota Administrasi Jakarta Utara, Wisnu Cakraningrat di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, program ini bertujuan membantu warga Jakarta Utara agar memiliki hunian yang layak, sehat, aman dan nyaman.
Selain itu, pihaknya mendistribusikan santunan bagi 600 guru honorer di Jakarta Utara dengan total anggaran Rp600 juta.
Ia mengatakan setiap guru honorer menerima santunan sebesar Rp1 juta.
Baca juga: Pemkot Jaksel bedah rumah yang terdampak kebakaran di Pela Mampang
Ia menjelaskan menjelaskan bahwa program bedah rumah dan santunan guru honorer merupakan program rutin Baznas (Bazis) Jakarta Utara bersama Pemkot Jakarta Utara sebagai upaya memperkuat rasa kebersamaan dan tali kasih kepada masyarakat.
“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan membawa keberkahan bagi kita,” kata dia.
Sementara itu, Wali Kota Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat, mengatakan program ini merupakan bentuk cinta dan perhatian kepada guru honorer serta masyarakat Jakarta Utara.
Hendra mengatakan program bedah rumah dan tali kasih guru honorer bersumber dari dana zakat, infak dan sedekah yang dihimpun dari ASN, perusahaan, serta masyarakat.
“Manfaatnya dapat kembali dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan,” kata dia.
Baca juga: Bazis Jakarta Utara targetkan bedah rumah 48 unit tahun ini
Dirinya mengapresiasi seluruh pihak yang telah bersinergi mendukung program sosial tersebut.
“Semoga langkah baik ini menjadi amal jariah bagi kita semua dan menjadi inspirasi agar semakin banyak pihak terlibat dalam gerakan kebaikan bersama untuk membangun masyarakat Jakarta Utara yang maju, sejahtera dan berkeadilan,” kata dia.
“Pada 2025, sebanyak 35 unit rumah telah direnovasi dengan total anggaran Rp1,925 miliar atau Rp55 juta per unit,” kata , Kepala Pelaksana Wilayah Baznas (Bazis) Kota Administrasi Jakarta Utara, Wisnu Cakraningrat di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, program ini bertujuan membantu warga Jakarta Utara agar memiliki hunian yang layak, sehat, aman dan nyaman.
Selain itu, pihaknya mendistribusikan santunan bagi 600 guru honorer di Jakarta Utara dengan total anggaran Rp600 juta.
Ia mengatakan setiap guru honorer menerima santunan sebesar Rp1 juta.
Baca juga: Pemkot Jaksel bedah rumah yang terdampak kebakaran di Pela Mampang
Ia menjelaskan menjelaskan bahwa program bedah rumah dan santunan guru honorer merupakan program rutin Baznas (Bazis) Jakarta Utara bersama Pemkot Jakarta Utara sebagai upaya memperkuat rasa kebersamaan dan tali kasih kepada masyarakat.
“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan membawa keberkahan bagi kita,” kata dia.
Sementara itu, Wali Kota Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat, mengatakan program ini merupakan bentuk cinta dan perhatian kepada guru honorer serta masyarakat Jakarta Utara.
Hendra mengatakan program bedah rumah dan tali kasih guru honorer bersumber dari dana zakat, infak dan sedekah yang dihimpun dari ASN, perusahaan, serta masyarakat.
“Manfaatnya dapat kembali dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan,” kata dia.
Baca juga: Bazis Jakarta Utara targetkan bedah rumah 48 unit tahun ini
Dirinya mengapresiasi seluruh pihak yang telah bersinergi mendukung program sosial tersebut.
“Semoga langkah baik ini menjadi amal jariah bagi kita semua dan menjadi inspirasi agar semakin banyak pihak terlibat dalam gerakan kebaikan bersama untuk membangun masyarakat Jakarta Utara yang maju, sejahtera dan berkeadilan,” kata dia.





