tvOnenews.com - Peta persaingan kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League 2025/2026, semakin memanas memasuki pertengahan musim.
Persib Bandung yang hingga kini masih nyaman berada di posisi puncak harus mulai waspada.
Pasalnya, dua pesaing terdekat mereka, yakni Borneo FC dan Persija Jakarta, menunjukkan performa konsisten yang mengancam takhta Maung Bandung di klasemen sementara.
Hanya terpaut poin yang sangat tipis, kesalahan kecil sedikit saja bisa membuat anak asuh Bojan Hodak tergusur dari singgasananya.
{{imageId:389541}}
Borneo FC: Konsisten mengejar Persib di peringkat keduaBorneo FC Samarinda yang saat ini bertengger di peringkat kedua klasemen sementara Super League 2025/2026 bukanlah lawan sembarangan.
Klub yang dikenal dengan sebutan Pesut Etam tersebut dikenal memiliki manajemen skuad yang sangat stabil dan pertahanan yang sulit ditembus.
{{imageId:388829}}
Kekuatan utama Borneo FC musim ini terletak pada kedalaman skuad mereka. Dengan rotasi pemain yang cerdas, mereka jarang kehilangan poin saat menghadapi jadwal padat.
Efektivitas transisi dari bertahan ke menyerang juga menjadi senjata mematikan yang bisa membuat Persib kehilangan posisi puncak kapan saja.
Jika Borneo FC mampu menyapu bersih laga kandang mereka, bukan tidak mungkin jika tekanan psikologis akan berpindah sepenuhnya ke pundak para pemain Maung Bandung.
Persija Jakarta: Macan Kemayoran bangkit sedikit demi sedikit
Setelah berhasil melangkahi Malut United, yang sebelumnya berada di posisi ketiga dan merangsek ke peringkat tersebut, Persija Jakarta kini menjadi ancaman yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Rivalitas abadi antara Jakarta dan Bandung pun menambah bumbu persaingan panas di papan atas klasemen sementara Super League 2025/2026.
Persija di musim ini mulai menemukan sentuhan "DNA juara". Macan Kemayoran pun menunjukkan progres signifikan dalam efisiensi peluang sedikit demi sedikit.
{{imageId:389011}}
Kembalinya ketajaman lini depan dan solidnya lini tengah membuat mereka sukses meraih poin-poin krusial di laga tandang.
Fakta bahwa Persija terus membayangi Persib di posisi ketiga menciptakan tekanan ganda, yakni Maung Bandung tidak hanya harus "melihat ke atas", tapi juga harus sering-sering "menoleh ke belakang".
Persaingan Super League 2025/2026 membuktikan bahwa tidak ada tim yang benar-benar aman.
Borneo FC unggul dalam kedisiplinan taktis, sedangkan Persija Jakarta menang dalam hal momentum dan determinasi.
Bagi Persib Bandung, setiap laga kini adalah final. Tergelincir satu kali saja, maka Bobotoh harus bersiap melihat tim kesayangannya dikudeta oleh sang rival abadi atau kekuatan stabil dari tanah Kalimantan. (ism)



