Kasus Kematian Siswa SMPN 19 Kota Tangsel Nyaris Tak Terungkap, Ini Fakta Terbaru yang Disampaikan Polisi

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang siswa SMPN 19 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berinisial MH (13) dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (16/11/2025) usai diduga menjadi korban aksi bullying oleh teman sekelasnya.

Kasus ini sempat menyita perhatian khalayak usai kembali terjadinya aksi perundungan di lingkungan sekolah hingga menyebabkan korbannya meninggal dunia.

Kakak korban berinisial R awalnya mengaku jika sang adik kerap berulang kali mengalami perundungan oleh teman sekolahnya.

R mengaku jika sang adik kerap mengeluh kepaanya jika dirinya kerap menjadi korban bullying hingga kekkerasan oleh teman sekolahnya tersebut.

Puncaknya, R mengaku jika sang adik mengalami aksi kekerasan hingga berdamapka kelumpuhan dan berujung meninggal dunia di RS Fatmawatai, Jakarta Selatan.

Nyaris dua bulan lamanya, kasus duagan bullying terhadap MH tak lagi tersorot oleh publik disertakan kepolisian yang mengaku tengah melakukan proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai ahli.

Kapolres Tangsel, AKBP Victor Inkirawang mengatakan jika pihaknya melakuakn pemeriksaan belasan saksi terkait dugaan aksi bullying yang dialami oleh almarhum MH.

"Empat saksi dari pihak sekolah, lalu dua saksi dari pihak Rumah Sakit Fatmawati, kemudian lima saksi yaitu teman sekelas dari korban, saksi juga terduga pelaku, kemudian tiga orang saksi yaitu dari pihak ortu (orang tua) dan keluarga korban," kata Victor kepada awak media, Jakarta, Kamis (1/1/2026).

Victor menuturkan terdapat sejumlah ahli dari berbagai bidang yang turut dilibatkan dalam proses peneyelidikan kasus dugaan bulliying  yang menewaskan seorang siswa SMPN 19 Kota Tangsel itu.

Ia mengaku keterlibatan ahli dalam proses penyelidikan guna mengungkap secara terang benderang penyebab kematian MH yang diduga menjadi korban aksi bulliying tersebut.

"Alasan kami melibatkan ahli yang banyak karena kami melihat selain metode penyelidikan harus komprehensif berdasarkan bukti ilmiah, kami juga ingin meluruskan bagaimana penyebab kematiannya korban, rangkaian perbuatan di TKP dan lain sebagainya sehingga 6 ahli ini kami libatkan," kata Victor.

Victor menegaskan usai serangakaian penyelidikan yang dilakukan pihaknya menyimpulkan penyebab meninggal dunianya siswa SMPN 19 Kota Tangsel.

Kepolisian menyimpulkan jika tak adanya indikasi pidana terkait meninggalnya seroang siswa SMPN 19 Kota Tangsel tersebut.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
LPOI: Waspadai Krisis Ekologi Dunia dan Turbulensi Global!
• 17 jam laluokezone.com
thumb
Hitung Mundur Ramadan 2026 Mulai Dicari, Ini Perkiraan Awal Puasa dan Cara Persiapannya
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Daftar Lengkap Libur Nasional 2026, Ada Long Weekend saat Nyepi dan Lebaran
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Berkenalan dengan Dua Penghuni Baru Ragunan ‘Yogi dan Jihan’ Si Banteng Afrika, Pengelola Imbau Pengunjung Tidak Beri Makan Satwa
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Prabowo Sebut Pemerintah Tidak Menolak Bantuan untuk Banjir Sumatra, Asal...
• 9 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.