Jakarta, tvOnenews.com - Kegagalan Timnas Gabon di ajang Piala Afrika membuat Pemerintah Gabon murka. Alhasil, Pemerintah Gabon mengambil keputusan mengejutkan bagi suporter Timnas Gabon.
Pemerintah resmi membekukan Timnas Gabon, melarang striker Pierre-Emerick Aubameyang bela timnas serta memecat pelatih, Thierry Mouyouma setelah rentatan buruk di Piala Afrika.
Langkah mengejutkan itu diumumkan oleh Menteri Olahraga Gabon, Simplice-desire Mamboula setelah kekalahan Gabon dar Pantai Gading pada Rabu (31/12/2025) kemaarain.
Gabon menutup Piala Afrika dengan berada di posisi dasar klasemen atas tiga kekalahan beruntun dari Kamerum, Mozambik dan Pantai Gading.
"Mengingat penampilan memalukan Panthers di Piala Afrika, pemerintah telah memutuskan untuk membubarkan staf pelatih, menangguhkan tim nasional hingga pemberitahuan lebih lanjut dan melarang pemain Bruno Ecuele Manga dan Pierre-Emerick Aubameyang untuk tampil," kata Simplice-Desire Mamboula dikutip dari laman BBC.
FIFA belum mengambil keputusan atas pembekuan timnas tersebut. Seperti diketahui, FIFA memperketat aturan tentang campur tangan pemerintah pada sepak bola di bawah naungannya.
Di Afrika sendiri, keputusan untuk membekukan timnas memang sudah biasa terjadi karena kekecewaan pemerintah atas biaya yang sudah dikeluarkan untuk timnas.
Sementara itu, Pierre-Emerick Aubameyang sendiri memang sudah meninggalkan tim sebelum tersingkir dari Piala Afrika.
Sang striker sudah kembali ke Marseille untuk menjalani perawatan cedera paha.
"Saya pikir masalah tim jauh lebih dalam dibandingkan masalah individu saya," kata Aubameyang. (hfp)


