Kawasan Menteng Akan Disulap Jadi Kampung Kuliner Tematik, Renovasi Dilakukan Tanpa APBN

pantau.com
13 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menginisiasi transformasi kawasan Menteng, Jakarta, menjadi kawasan tematik yang salah satunya akan difokuskan sebagai kampung kuliner, dengan pendekatan partisipatif dan pembiayaan gotong royong tanpa menggunakan anggaran negara (APBN).

Transformasi ini bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan permukiman, mendorong ekonomi lokal, dan menciptakan ruang tinggal yang lebih layak dan tertata di kawasan padat.

Warga Harus Setuju, Desain Disiapkan Gratis oleh Arsitek Profesional

Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam setiap kebijakan publik.

"Setiap kebijakan publik harus melibatkan masyarakat," ujarnya.

Program ini hanya akan berjalan jika mendapat persetujuan warga, dan dialog akan dilakukan terlebih dahulu sebelum renovasi atau penataan dimulai.

Penataan kawasan dilakukan secara bertahap, dengan fokus awal pada wilayah-wilayah yang masuk kategori kawasan kumuh.

Saat ini, dua rumah telah memasuki tahap renovasi dengan progres mencapai 70 persen dan ditargetkan rampung pada pertengahan Januari 2026.

Selanjutnya, sebanyak 50 rumah akan direnovasi dengan dukungan desain dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), yang disiapkan secara gratis agar hunian tertata dan kawasan menjadi layak huni.

Proyek Percontohan Nasional Tanpa Ketergantungan APBN

Transformasi kawasan Menteng dijalankan sebagai proyek percontohan nasional yang mengedepankan prinsip kolaborasi dan kemandirian pendanaan.

Kolaborasi dilakukan antara masyarakat lokal, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta IAI, yang bersama-sama membangun konsep kawasan secara terpadu.

Renovasi dan penataan tidak dibiayai dari APBN, melainkan dilakukan melalui gotong royong dan dukungan pihak ketiga, sehingga menjadi model baru dalam penataan kawasan padat yang berkelanjutan.

Program ini diharapkan dapat direplikasi di kota-kota lain sebagai solusi kreatif dan efisien dalam menata kawasan permukiman tanpa bergantung pada anggaran negara.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Update Korban Bencana Sumatera 1 Januari: 1.157 Orang Meninggal, 165 Hilang
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Nick Jonas Rilis Single Baru Gut Punch, Curhatan Jujur Jadi Ayah dan Suami
• 6 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Percepat Pembangunan Jembatan, TNI AD Berangkatkan Kapa ADRI-49 ke Sumatra
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Disumpah Pakai Alquran, Zohran Mamdani Resmi Jabat Wali Kota New York
• 17 jam lalurealita.co
thumb
Hujan Lebat di Solok, Satu Rumah di Saniangbaka Hanyut Diterjang Luapan Sungai
• 53 menit lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.