Wamentan: 70 Hektare Lahan Pertanian Terdampak Bencana Sumatera

idxchannel.com
11 jam lalu
Cover Berita

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, mengatakan berdasarkan pendataan awal, sekitar 70 ribu hektare lahan pertanian terdampak bencana di Sumatera.

Wamentan: 70 Hektare Lahan Pertanian Terdampak Bencana Sumatera. Foto: iNews Media Group.

IDXChannnel - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, mengatakan berdasarkan pendataan awal, sekitar 70 ribu hektare lahan pertanian terdampak bencana di Sumatera. Adapun sekitar 11 ribu hektare di antaranya mengalami puso akibat kerusakan berat.

"Lahan yang mengalami puso ini sudah tidak berbentuk sawah lagi. Untuk itu, Kementerian Pertanian akan melakukan perbaikan melalui program cetak sawah, termasuk penyediaan benih dan alat mesin pertanian agar lahan bisa kembali produktif,” kata Sudaryono dalam keterangan tertulis, Kamis (1/1/2026).

Baca Juga:
Kejagung Serahkan Rp6,6 Triliun dan 800 Ribu hektare Lahan ke Negara di Depan Presiden Prabowo

Dia menambahkan, pemulihan lahan sawah akan dilakukan secara bertahap seiring proses pembersihan dan rehabilitasi wilayah terdampak pascabencana. Pendataan rinci terhadap kondisi lahan pertanian yang rusak akan dilakukan mulai awal Januari 2026.

Adapun untuk lahan pertanian yang terdampak namun tidak mengalami gagal panen, seperti terendam banjir sementara atau terganggu akses distribusinya, Kementan akan melakukan pendampingan agar aktivitas produksi dapat kembali berjalan normal.

Baca Juga:
Penghapusan Impor Beras Industri Berpotensi Kerek Harga Pangan Olahan

Selain sektor tanaman pangan, lanjutnya, Kementan juga melakukan pendataan terhadap dampak bencana pada subsektor peternakan, meliputi ternak ayam, sapi, dan kambing.

Baca Juga:
Penyiapan Lahan Jadi Tantangan Pemerintah Bangun Huntara Bagi Korban Bencana Sumatera

“Untuk peternakan yang mengalami kerusakan akibat bencana, Kementan akan menyiapkan bantuan pemulihan pascabencana, termasuk bantuan ternak, pakan, dan sarana pendukung lainnya agar usaha peternakan masyarakat bisa bangkit kembali,” ucap dia.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Perayaan Tahun Baru 2026 di Lingga Berlangsung Kondusif
• 16 jam lalutvrinews.com
thumb
Ramalan Hard Gumay Tahun 2026, Sebut Ada Artis Laki-laki yang Meninggal Dunia di Penjara, Begini Ciri-cirinya
• 22 jam lalugrid.id
thumb
Hari Ketujuh Operasi Pencarian 3 WNA Spanyol di Labuan Bajo, 13 Kapal Dikerahkan
• 15 jam lalurctiplus.com
thumb
Absen Belasan Tahun, Indonesia Siap Ramaikan Kembali Rally Dakar 2026
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
SAR perpanjang masa pencarian WNA Spanyol di Labuan Bajo tiga hari
• 15 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.