CRANS MONTANA, DISWAY.ID-- Ledakan dahsyat hingga kebakaran melanda bar Le Constellation di resor ski mewah Crans-Montana, Swiss barat daya.
Peristiwa mengerikan tersebut terjadi pada dini hari 1 Januari 2026 saat pesta malam Tahun Baru.
Dalam insiden ini menewaskan sekitar 40 orang dan melukai 115 orang, banyak di antaranya luka bakar serius.
BACA JUGA:Pidato Singkat Zohran Mamdani Resmi Dilantik sebagai Wali Kota New York, Bersumpah dengan Al Qur'an
Kebakaran terjadi sekitar pukul 01.30 waktu setempat (00.30 GMT), ketika lebih dari 100 pengunjung, mayoritas remaja dan dewasa muda, sedang merayakan pergantian tahun.
Polisi Kanton Valais menyatakan api menyebar cepat, menyebabkan ledakan sekunder (flashover), meski awalnya dilaporkan sebagai ledakan primer.
Penyebab pasti masih diselidiki, tapi otoritas menegaskan ini kecelakaan, bukan serangan teroris.
Sakshi mata menggambarkan kekacauan: api menyambar plafon kayu setelah sparkler pada botol champagne diangkat dekat langit-langit, memicu panic dan desak-desakan di tangga sempit basement nightclub. Banyak korban terjebak asap dan api.
Presiden Swiss Guy Parmelin menyebut ini "salah satu tragedi terburuk" negara itu, dengan korban mayoritas muda dan multi-nasionalitas.
BACA JUGA:Big Bang Festival 2025 Tanpa Kembang Api, Hormati Korban Bencana Sumatra
Swiss menetapkan 5 hari berkabung nasional. Rumah sakit di Valais dan sekitarnya kewalahan, dengan korban dievakuasi ke Lausanne, Zurich, dan Geneva menggunakan helikopter.
Penanganan darurat melibatkan 150 petugas, 42 ambulans, dan 13 helikopter.
Area ditutup total, dengan zona larangan terbang diberlakukan.
Tragedi ini mengubah perayaan Tahun Baru menjadi duka nasional, dengan bunga dan lilin diletakkan di lokasi sebagai tanda belasungkawa.



