Tarot Jadi Ruang Bertanya: Cara Anak Muda Membaca Hidup di Tengah Ketidakpastian

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Tidak semua orang membuka tarot untuk mengetahui masa depan. Sebagian justru datang dengan satu hal yang lebih sederhana: rasa penasaran. Tentang diri sendiri, tentang pilihan hidup, atau sekadar ingin memahami kegelisahan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.

“Manusia adalah makhluk pencari makna,” tulis Viktor Frankl dalam Man’s Search for Meaning. Di tengah kehidupan modern yang serba cepat, kalimat itu terasa relevan. Ketika jawaban rasional tidak selalu memberi ketenangan, banyak orang mulai melirik cara lain untuk membaca hidup termasuk lewat tarot.

Tarot sebenarnya bukan hal baru. Namun belakangan, kartu-kartu bergambar simbolik ini kembali ramai dibicarakan, terutama di media sosial. Video pembacaan tarot muncul di lini masa, dibagikan sebagai hiburan, bahan obrolan, bahkan teman berpikir di sela rutinitas.

Yang menarik, tarot hari ini tidak selalu diposisikan sebagai sesuatu yang sakral atau mistis. Ia hadir dengan wajah yang lebih santai kadang sebagai konten, kadang sebagai percakapan ringan, kadang pula sebagai cara menata pikiran.

Sosiolog Anthony Giddens menyebut masyarakat modern hidup dalam manufactured uncertainty—ketidakpastian yang justru lahir dari sistem itu sendiri. Pendidikan tidak selalu menjamin pekerjaan, karier tidak selalu bergerak lurus, dan relasi sosial semakin kompleks.

Dalam situasi seperti ini, manusia cenderung mencari narasi. Tarot—dengan simbol dan metaforanya—menawarkan cerita alternatif. Bukan jawaban pasti, melainkan kemungkinan. Bukan kepastian, melainkan sudut pandang.

Di sinilah tarot menemukan momentumnya. Ia tidak berdiri sebagai kebenaran mutlak, tetapi sebagai bagian dari budaya populer yang memberi ruang untuk refleksi. Kartu-kartu itu dibaca, ditafsirkan, lalu dikaitkan dengan pengalaman masing-masing.

Peran media sosial tidak bisa diabaikan. Tarot kini tampil dalam format singkat, visual, dan mudah dicerna. Ia berpindah dari ruang privat ke ruang publik, dari praktik sunyi ke konsumsi bersama.

Fenomena ini sejalan dengan pandangan Stuart Hall tentang budaya populer sebagai ruang negosiasi makna. Tarot tidak lagi memiliki satu arti tunggal. Bagi sebagian orang tarot merupakan hiburan; bagi yang lain alat refleksi; sebagian lainnya menganggapnya sekadar tren.

Namun di titik ini pula muncul tantangan. Ketika tarot dikonsumsi secara instan, ada risiko penyederhanaan makna. Kartu ditarik, jawaban diterima mentah-mentah, lalu dijadikan pegangan tanpa refleksi lebih lanjut.

Tarot—seperti praktik simbolik lainnya—tidak berdiri sendiri. Ia selalu berinteraksi dengan nalar, pengalaman hidup, dan keputusan personal. Masalah muncul ketika kartu dianggap menggantikan tanggung jawab manusia atas pilihannya sendiri.

Di sinilah batas perlu ditegaskan. Tarot bisa membuka percakapan, tapi tidak seharusnya menjadi penentu tunggal. Ia bisa membantu membaca perasaan, tapi tidak menggantikan proses berpikir kritis.

Carl Jung pernah menyinggung simbol sebagai jembatan antara alam sadar dan bawah sadar. Dalam konteks ini, tarot bisa dibaca sebagai bahasa simbolik: bukan kebenaran mutlak, melainkan cermin.

Anak muda tidak datang pada tarot karena ingin tahu masa depan secara mutlak, tetapi karena mereka hidup di masa kini yang penuh ketidakpastian.

Di antara simbol, kartu, dan narasi yang terbuka untuk ditafsirkan, mereka menemukan satu hal yang sering hilang: kesempatan untuk mendengarkan diri sendiri sebelum dunia kembali menuntut jawaban.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Review Film Avatar: Fire and Ash, Suguhkan Sisi Lain Dunia Pandora
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Profil Millie Bobby Brown, Pemeran Eleven di Serial Stranger Things
• 19 jam lalugrid.id
thumb
Alasan Registrasi SIM Card Pakai Wajah: Cegah Spam Penipuan
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Tinggalkan Timnas Indonesia, Jordi Cruyff Ingin Bawa Titisan Legenda Manchester United ke Ajax Amsterdam
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Ekonomi Singapura Tumbuh 5,7 Persen pada Akhir 2025
• 1 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.