Pemprov DKI Bangun Saluran Air di Fatmawati, Target Rampung Desember 2026

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) tengah membangun sistem tata air bawah tanah di Fatmawati, tepatnya di Jalan H. Nawi Raya.

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum menyebut proyek berlangsung selama 455 hari, dimulai pada 15 September 2025 dan ditargetkan rampung pada 15 Desember 2026.

“Jangka waktu pelaksanaan dimulai dari 15 September 2025 sampai dengan 15 Desember 2026 atau 455 hari,” ujar Ika saat dikonfirmasi, Jumat (2/1/2026).

Baca juga: PBB: Jakarta Kota Terbesar di Dunia dengan 41,9 Juta Warga, Geser Tokyo

Ika menjelaskan, proyek ini bertujuan untuk mengatasi genangan yang kerap terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi di simpang Jalan H. Nawi Raya – ITC Fatmawati.

Pembangunan dilakukan dengan metode pipe jacking atau saluran bawah tanah.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=saluran air, Pemprov DKI Jakarta, genangan, fatmawati, saluran bawah tanah, tata air&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wMi8wOTI4MDYyMS9wZW1wcm92LWRraS1iYW5ndW4tc2FsdXJhbi1haXItZGktZmF0bWF3YXRpLXRhcmdldC1yYW1wdW5nLWRlc2VtYmVyLTIwMjY=&q=Pemprov DKI Bangun Saluran Air di Fatmawati, Target Rampung Desember 2026§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

“Aliran eksisting dari Saluran PHB Madrasah menuju Saluran PHB Darmawangsa akan dikurangi debitnya. Air yang sebelumnya mengalir ke Kali Krukut akan dialihkan ke Kali Grogol melalui saluran bawah tanah di titik-titik genangan,” ungkap Ika.

Pekerjaan proyek dimulai dari Jalan Fatmawati Raya, melalui Jalan H. Nawi Raya, hingga Jalan Margaguna, berakhir di Kali Grogol dekat Jembatan Jalan Margaguna sisi utara Pondok Indah Mall 1.

Total panjang saluran bawah tanah mencapai 1,4 kilometer dengan 12 pit lubang galian yang dipasang untuk pemasangan pipa.

Tahap awal pengerjaan dilakukan di bagian hilir, mulai dari Pit 12 di Jalan Margaguna hingga Pit 10 di pertigaan Margaguna – Jalan H. Nawi.

Baca juga: Parkir Liar di Monas Tak Kunjung Tuntas

Selama pengerjaan tiga pit awal, kondisi jalan yang semula dua lajur akan disempitkan menjadi satu lajur.

“Untuk tahap selanjutnya, karena posisi galian pit (Pit 9 dan Pit 1) dan saluran bawah tanah berada di bawah badan jalan, potensi penyempitan dan pengalihan arus lalu lintas akan terjadi di Jalan H. Nawi Raya selama masa pelaksanaan pekerjaan,” tambah Ika.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Proyek ini menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI untuk memperkuat sistem drainase di Jakarta Selatan, khususnya di kawasan Fatmawati.

Dengan begitu, genangan air dapat diminimalisir dan aliran air dapat lebih terkontrol.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Divaldo Alves Sudah Temukan Kunci Redam Ketajaman Persija: Siapkan Strategi Khusus, Butuh Fokus dan Kekompakan
• 25 menit lalubola.com
thumb
Super Flu Subclade K Bikin Geger, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Polda Metro Jaya Segera Periksa Saksi Kasus DJ Donny Diteror Molotov dan Bangkai Ayam
• 20 jam lalugenpi.co
thumb
Tips Membeli Rumah Baru agar Lebih Siap Secara Finansial
• 10 jam lalumediaapakabar.com
thumb
PTPN I Catatkan Kinerja Penjualan Rp3,56 Triliun
• 15 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.