RKAB 2026 Vale (INCO) Belum Terbit, Operasional Dihentikan Sementara

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mengungkapkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 belum diterbitkan hingga saat ini.

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mengungkapkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 belum diterbitkan hingga saat ini. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mengungkapkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 belum diterbitkan hingga saat ini. Kondisi tersebut berdampak pada kegiatan operasional emiten pertambangan nikel tersebut.

Corporate Secretary Vale, Anggun Kara Nataya mengatakan, RKAB 2026 belum disetujui pemerintah, sehingga membuat perseroan belum diizinkan untuk melakukan kegiatan penambangan. Sebagai bentuk kepatuhan, perseroan menghentikan sementara seluruh kegiatan di seluruh wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) hingga RKAB disetujui.

Baca Juga:
Masih Harinya Saham Tambang Nikel, INCO Pimpin Kenaikan

"Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan usaha berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," katanya melalui keterbukaan informasi, Jumat (2/1/2026).

Menurut Anggun, keterlambatan persetujuan tidak akan mengganggu kegiatan operasional secara berkelanjutan. Selain itu, perseroan juga berharap RKAB 2026 dapat diterbitkan dalam waktu dekat.

Baca Juga:
Saham Emiten Nikel Melesat, INCO-NCKL Cs Ramai Diburu

Vale berkomitmen menjaga stabilitas usaha, mematuhi hukum, serta memberikan nilai tambah kepada pemangku kepentingan. Perseroan juga berkomitmen terhadap tujuan dalam mengelola sumber daya alam secara bertanggung jawab dan berkesinambungan.

Kabar keterlambatan RKAB 2026 Vale tidak memengaruhi sentimen pasar. Pada pembukaan perdagangan awal tahun, harga saham INCO menguat 2,9 persen ke level Rp5.325. 

Sepanjang 2025, harga saham INCO melesat hingga 47 persen. Saham-saham emiten nikel dalam beberapa waktu terakhir tersengat kenaikan harga nikel seiring rencana Indonesia untuk membatasi pasokan.

>

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PTPN I Catatkan Kinerja Penjualan Rp3,56 Triliun
• 15 jam lalumediaindonesia.com
thumb
SPPG Salurkan Ratusan Porsi MBG untuk Pengungsi Bener Meriah
• 11 jam lalueranasional.com
thumb
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
• 20 jam lalusuara.com
thumb
Pengunjung Planetarium Jakarta Mengular, Ada yang Datang Sejak Jam 5 Subuh Demi Mengantre Tiket
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Silakan Disimak Kalimat Kepala BKN soal PPPK Paruh Waktu, Solusi Strategis!
• 12 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.