KLH: Luas Taman Nasional Lorentz di 10 kabupaten 2,4 juta hektare

antaranews.com
7 jam lalu
Cover Berita
Wamena (ANTARA) - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI melalui Balai Taman Nasional Lorentz menyebut luas Taman Nasional Lorentz di 10 kabupaten di tiga provinsi di Papua mencapai 2,4 juta hektare

Kepala Balai Taman Nasional Lorentz, Manuel Mirino di Wamena, Jumat, mengatakan Taman Nasional Lorentz bentangannya meliputi 10 kabupaten yang tersebar di tiga provinsi, yakni Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.

Baca juga: Kemenhut pastikan pengawasan Taman Nasional Lorentz berjalan baik

“Luas Taman Nasional Lorentz mencapai 2,4 juta hektare yang meliputi 10 kabupaten dari tiga provinsi, yakni Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan. Pengawasan yang dilakukan sangat luas dan kami tidak dapat bekerja sendiri melainkan dengan dukungan masyarakat setempat,” katanya.

Menurut dia, tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Balai Taman Nasional Lorentz hanya di dalam kawasan Taman Nasional Lorentz yang meliputi tiga daerah, yakni Provinsi Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan yang terdapat di 10 kabupaten.

“Jadi, dalam aturan pengawasan, kami hanya bertugas menjaga seluruh kekayaan alam yang berada di dalam Kawasan Nasional Lorentz, sementara yang di luar bukan menjadi wewenang kami,” ujarnya.

Dia menjelaskan wisatawan yang biasa berkunjung ke Taman Nasional Lorentz di kelompokkan dalam wisata minat khusus.

“Contohnya, kalau di Wamena wisata minat khusus biasanya wisatawan berkunjung ke Puncak Trikora, salah satu gunung tertinggi di Kabupaten Jayawijaya. Namun, dengan situasi dan kondisi yang ada, wisata minat khusus ini belum dapat diatur baik,” katanya.

Dia memastikan pengawasan Taman Nasional Lorentz sejauh ini berjalan baik untuk memelihara dan melindungi sumber daya alam (SDA) yang berada di dalamnya.

“Pengawasan Taman Nasional Lorentz yang kami lakukan, di antaranya pengamanan, pemanfaatan dan pengawasan kawasan yang secara rutin kami lakukan dalam melindungi kekayaan SDA di dalamnya,” ujarnya.

Baca juga: 3.000 hektare hutan Taman Lorentz rusak

Baca juga: Freeport bersihkan 600 kilogram sampah di jalur pendakian Carstensz

Dia menambahkan khusus untuk pengawasan secara keamanan tidak dilakukan secara aktif atau strong, tetapi lebih kepada preventif.

“Cara pendekatan yang kami lakukan dalam pola pengawasan bagaimana menjaga komunikasi, koordinasi dengan masyarakat yang baik serta kegiatan-kegiatan yang dilakukan di dalam kawasan Taman Nasional Lorentz dalam hal perlindungan,” katanya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Oppo Reno15 series akan hadir pada 8 Januari
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Motul Perkuat Sinergi dengan Ekosistem Otomotif
• 20 jam lalumedcom.id
thumb
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
• 19 jam lalusuara.com
thumb
Sambut 2026 dengan Optimis, Dirut BRI Tegaskan Keyakinan pada Transformasi dan Strategi Pertumbuhan Jangka Panjang BBRI
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Terobos Palang, Taksi Listrik Tertabrak Kereta di Pelintasan Sawah Besar Jakpus
• 19 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.