Jakarta: Masa libur panjang sering berdampak pada kenaikan berat badan dan penurunan stamina akibat pola makan tidak terkontrol serta minim aktivitas fisik. Meski jalan kaki santai kerap dipilih sebagai langkah awal berolahraga, para ahli menilai cara ini belum cukup untuk memulihkan kebugaran tubuh secara optimal. Jalan Kaki Santai Baik, tapi Belum Maksimal Jalan kaki merupakan olahraga low-impact, yaitu aktivitas fisik dengan tekanan rendah pada sendi dan jantung. Aktivitas ini efektif melancarkan sirkulasi darah serta membantu tubuh beradaptasi kembali dengan gerakan setelah periode kurang aktif. Namun, jika tujuan utama adalah membakar lemak akibat konsumsi berlebih selama liburan, jalan kaki santai belum memberikan rangsangan yang cukup kuat bagi tubuh.
Baca Juga :
Eksplorasi 5 Tradisi Tahun Baru Paling Unik di Dunia: Dari Bola Api hingga Ritual MakamTubuh membutuhkan peningkatan intensitas agar sistem pembakaran energi dapat bekerja lebih maksimal. Tanpa tantangan tambahan, proses pemulihan kebugaran akan berjalan lebih lambat. Tingkatkan Intensitas dengan Jalan Cepat Untuk hasil yang lebih efektif, masyarakat disarankan meningkatkan intensitas jalan kaki menjadi power walking atau jalan cepat. Aktivitas ini membantu menaikkan detak jantung ke dalam zona fat burn, yakni kondisi denyut jantung optimal untuk pembakaran lemak.
Dengan intensitas yang lebih tinggi, tubuh akan membakar lebih banyak energi dibandingkan jalan santai, sekaligus meningkatkan daya tahan jantung dan paru-paru secara bertahap. Kombinasikan dengan Latihan Beban Tubuh Selain meningkatkan intensitas jalan kaki, para ahli juga menganjurkan mengombinasikannya dengan bodyweight exercise, seperti squat dan push-up. Latihan ini menggunakan berat tubuh sendiri sebagai beban dan berfungsi untuk memulihkan massa otot yang menurun selama masa liburan.
Kombinasi jalan cepat dan latihan beban ringan dinilai efektif untuk menjaga keseimbangan antara pembakaran lemak dan penguatan otot, sehingga kebugaran tubuh dapat kembali secara menyeluruh. Pentingnya Peningkatan Intensitas Bertahap Dalam dunia kebugaran, peningkatan VO2 Max—kapasitas maksimal jantung dan paru-paru dalam mengolah oksigen—hanya dapat dicapai melalui latihan dengan intensitas yang meningkat secara bertahap. Jalan kaki santai berperan sebagai pemanasan awal, tetapi konsistensi dan progres latihan menjadi faktor utama dalam memulihkan performa fisik.
Pakar kesehatan juga mengingatkan agar masyarakat tidak langsung melakukan olahraga berat secara mendadak, seperti lari jarak jauh, karena berisiko menimbulkan cedera. Pendekatan bertahap dengan durasi dan frekuensi yang terjaga justru lebih aman dan efektif.
Baca Juga :
Sinergi antara peningkatan intensitas olahraga, konsistensi latihan, dan pola makan sehat akan mempercepat tercapainya berat badan ideal serta mengembalikan kebugaran tanpa membebani tubuh secara berlebihan.
Dengan memulai langkah kecil yang terencana dan dilakukan secara rutin, kebugaran tubuh dapat pulih secara bertahap dan berkelanjutan setelah masa liburan.
Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.
(Muhammad Fauzan)




