Rayakan Tahun Baru Bersama Pacarnya di Makassar, Pemuda Asal Gowa Tewas Dikeroyok

fajar.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Niat merayakan malam pergantian tahun justru berujung tragedi bagi seorang pemuda asal Kabupaten Gowa.

F (19) harus kehilangan nyawa usai menjadi korban pengeroyokan brutal di Jalan Kerung-kerung, Kota Makassar, Rabu (31/12/2025) malam.

Peristiwa memilukan itu terjadi saat F datang mengunjungi pacarnya yang sedang berjualan di pinggir jalan.

Keduanya berniat menghabiskan malam tahun baru bersama, di tengah suasana kota yang semula tampak meriah.

Kabarnya, kawasan tersebut dipadati warga yang menyalakan kembang api dan petasan menyambut pergantian tahun.

Namun, suasana kondusif itu mendadak berubah ketika letusan petasan memicu keributan antarkelompok warga.

Diduga, salah satu kembang api melesat ke arah lapak tempat pacar korban berjualan. Saat itu, F diketahui tengah duduk di sekitar lokasi.

Merasa tidak terima, F kemudian bangkit dan mendatangi sekelompok orang untuk menegur arah tembakan petasan tersebut. Namun, teguran itu justru berujung petaka.

Bukannya mendapat respons baik, F malah menjadi sasaran pengeroyokan. Sejumlah orang yang berada di lokasi langsung mengeroyok korban secara membabi buta.

Korban mengalami pukulan bertubi-tubi hingga tubuhnya dipenuhi luka lebam.

Bukan hanya itu, F juga disebut mengalami luka tikaman di bagian pinggang yang membuat kondisinya semakin kritis.

Akibat luka parah yang diderita, nyawa F tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia sebelum sempat mendapatkan penanganan medis secara maksimal.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengamankan situasi serta mengevakuasi jasad korban untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Sepupu korban, Rifki Andiki, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut kejadian itu berlangsung tepat di malam pergantian tahun.

“Kejadiannya pas malam pergantian tahun. Sepupu saya dikeroyok gara-gara itu petasan lari ke tempat jualan pacarnya. Saya bilang tapi dia terus lari sampai di perbatasan,” ujar Rifki, Kamis (1/1/2026).

Rifki mengaku menyaksikan langsung korban dikeroyok oleh banyak orang. Ia menyebut sebagian pelaku membawa senjata tajam.

“Korban sepupu saya. Ada tujuh orang yang mengeroyok. Saya datang ke sini untuk menemani sepupu ke tempat pacarnya rayakan tahun baru,” bebernya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah terduga pelaku pengeroyokan. Mereka diduga terlibat dalam aksi tawuran yang pecah di lokasi kejadian.

Polisi juga memeriksa beberapa saksi yang berada di sekitar tempat kejadian perkara guna mendalami peran masing-masing pihak serta mengungkap motif di balik pengeroyokan yang merenggut nyawa korban.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian belum memberikan keterangan terkait perkembangan penyelidikan perkara tersebut.

(Muhsin/fajar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KUHP dan KUHAP Versi Baru Sudah Berlaku, Ini Daftar Pasal yang Jadi Sorotan
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
David Beckham Pasang Badan usai Brooklyn Absen di Video Rekap 2025
• 14 menit lalumediaindonesia.com
thumb
Belajar dari Riwayat Sakit Jantung Almarhum Ayah, Gilang Dirga Berusaha Keras Berhenti Merokok
• 1 jam lalugrid.id
thumb
Kronologi Suami Bunuh Istri di Medan, Pelaku Sempat Matikan CCTV Sebelum Beraksi
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Prabowo Tegaskan Pemerintah Tak Menolak Bantuan Asal Prosedur Jelas dan Ikhlas
• 23 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.