Trump Berubah Total di 2026, Semuanya Dikasih Buat China

cnbcindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita
Foto: Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping saat mengadakan pertemuan bilateral di Bandara Internasional Gimhae, di sela-sela KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC), di Busan, Korea Selatan, 30 Oktober 2025. REUTERS/Evelyn Hockstein

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump nampaknya mulai melunak kepada China. Sebelumnya, Trump mengeluarkan kebijakan bertubi-tubi untuk memblokir akses chip AI dan alat pembuat chip canggih ke China.

Namin, di pengujung 2025, Trump berubah total dan seakan membuka akses lebar-lebar ke China. Dimulai dari izin untuk ekspor chip H200 buatan Nvidia ke China, yang merupakan prosesor tercanggih kedua dari raksasa teknologi AS. 


Terbaru, Taiwan Semiconductor Manufacturing (TSMC) mengatakan pemerintah AS telah memberikan lisensi tahunan untuk mengimpor peralatan dari manufaktur chip AS ke fasilitas di Nanjing, China.

TSMC juga mengatakan lisensi itu bisa digunakan tanpa perlu menggunakan lisensi vendor individual. Perusahaan menambahkan operasional dan pengiriman produk tidak terganggu.

"Departemen Perdagangan AS memberikan TSMC Nanjing lisensi ekspor tahunan untuk barang-barang yang dikendalikan ekspor AS dipasok ke TSMC Nanjing tanpa memerlukan lisensi vendor individual," kata perusahaan dikutip dari Reuters, Jumat (2/1/2026).

Pilihan Redaksi
  • Insinyur China Diam-Diam Bangun Mesin Chip Canggih secara Rahasia
  • Ramalan Anak Menkeu Purbaya: Saham Ini Calon Multibagger 2026

Sebelumnya, lisensi serupa telah dikantongi perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix.

Para perusahaan telah mendapatkan manfaat pengecualian pembatasan ketat ekspor terkait chip ke China dari AS. Namun hak istimewa itu berakhir 31 Desember 2025.

Jadi semua perusahaan harus mendapatkan lisensi ekspor AS untuk tahun 2026 ini.

Sebagai informasi pabrik Nanjing memproduks chip 16 nanometer dan chip mode matang lainnya. Namun bukan semikonduktor tercanggih dari perusahaan.

Pabrik TSMC di Nanjing ini menghadilkan 2,4% dari total pendapatan perusahaan pada 2024 lalu.

Tahun lalu, Departemen Perdagangan AS telah melarang TSMC mengekspor beberapa jenis chip untuk konsumen di China. Termasuk desain 7 nanometer atau yang lebih canggih.

Biasanya jenis chip tersebut digunakan perusahaan china untuk akselerator AI dan unit pemrosesan grafis (GPU).

Larangan itu muncul setelah TSMC mengakui salah satu chipnya berada dalam proses AI pabrikan Huawei. Tech Insights membongkar produk dan menemukan fakta tersebut, menjadi pelanggaran pada sanksi dagang yang diterapkan AS pada China.


(fab/fab)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Trump Nyerah, China Siap Borong Chip Amerika

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Panduan Lengkap Cara Aktivasi Portal ASN Digital BKN
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
Foto: Senyum Kim Jong-un Rayakan Tahun Baru Bersama Sang Putri
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Usai Bercerai dari Erin, Andre Taulany Tulis Harapannya di 2026: Kawin Lagi!
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Penampakan Huntara untuk Warga Aceh Tamiang: Ada 2 Tempat Tidur hingga Wifi
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Bibit Siklon 90S Menguat, BMKG Peringatkan Potensi Hujan Sangat Lebat di 13 Provinsi Jumat 2 Januari
• 12 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.