JAKARTA, DISWAY.ID - EMM, mahasiswi Unima (Universitas Negeri Manado) yang tewas bunuh diri, sebelum mengakhiri hidupnya sudah memiliki firasat tak baik dengan niat mesum sang dosen, D.
Hal itu diungkapkan EMM dalam secarik surat yang ditemukan di rumah kost, lokasi kejadian tempat di mana EMM tewas gantung diri.
Pada tanggal 12 Desember 2025 itulah EMM merasa ketakutan.
Ia dipaksa untuk naik ke mobil sang dosen dengan dalih ada sangkut paut dengan nilai akademik.
BACA JUGA:Pilunya Surat Mahasiswi Unima Detik-Detik Dilecehkan Dosen Sebelum Bunuh Diri, Keluarga Curiga Memar di Sekujur Tubuh
Karena sudah punya firasat tak enak, maka ia mengirimkan live location di grup WA temannya.
“Saya sudah live location di grup WA saya dan teman saya Refina dan Deisye. Setelah saya sampai di tempat parkiran, beliau menyuruh saya untuk naik ke mobilnya. Saya pun naik dan saya bertanya kepada beliau bahwa saya ke sini mau ngapain, ada yang mau diubah nilainya? Terus beliau hanya bilang Mner capek sekali,” tulis EMM.
“Saya chatting ke teman saya kalau semisal mobilnya jalan kalian pantau terus saya di live location. Kebetulan HP saya baterainya sedikit jadi saya semakin takut. Saya bilang ke teman saya jika HP saya tidak aktif live location kalian ikut saya naik InDrive. Mobil sudah akan sampai samping Pascasarjana beliau berhenti. Beliau memaksa saya untuk duduk di depan. Saya menolak perintah tersebut, di situ saya mulai ragu dengan Mner," tulisnya.
BACA JUGA:Kemdiktisaintek Dorong Profesionalisme Dosen lewat Permen 52/2025
EMM merasa takut terjadi apa-apa.
“Saya takut diapa-apain sama beliau. Saya bilang ke beliau kalau saya duduk di depan saya mau lewat pintu saja. Di situ saya berpikir kalau beliau mengiyakan membuka pintu pasti saya sudah lari dari situ karena saya sudah takut dan tidak tahu harus berbuat apa,” tulisnya.
Hingga akhirnya, ia merasa tertekan dan ketakutan, sampai akhirnya jenazahnya dengan kondisi mengenaskan ditemukan pada 30 Desember 2025.
BACA JUGA:Ludahi Kasir, Ini Kisaran Gaji Amal Said Sebagai Dosen UIM, Capai Puluhan Juta?
Klarifikasi Kampus UnimaSegenap Keluarga Besar Universitas Negeri Manado menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa meninggalnya salah satu individu yang terjadi di lingkungan universitas.
Peristiwa ini merupakan kejadian yang sangat memprihatinkan dan menjadi perhatian serius bagi seluruh civitas akademika.
- 1
- 2
- »





