CARACAS, KOMPAS.TV - Venezuela dilaporkan telah menahan lima warga Amerika Serikat (AS) dalam sebulan terakhir. Penahanan tersebut terjadi di tengah tekanan AS kepada Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Penahanan tersebut diungkapkan seorang pejabat AS yang mengetahui masalah tersebut kepada CNN, Jumat (2/1/2026).
Menurut pejabat tersebut, keadaan masing-masing kasus yang dihadapi warga AS tersebut berbeda-beda. Beberapa dari mereka diduga terlibat penyelundupan narkoba.
Para pejabat AS masih mengumpulkan informasi tentang apa yang dilakukan para warga AS tersebut di Venezuela, dan saat mereka ditahan pihak berwenang setempat.
Baca Juga: Somaliland Bantah Sepakat dengan Israel Tampung Warga Palestina: Klaim Palsu Somalia
Pejabat itu mengatakan pemerintahan Presiden AS Donald Trump meyakini penahanan tersebut adalah langkah Maduro untuk membangun pengaruh terhadap Washington.
Dalam beberapa bulan terakhir, Trump melakukan tekanan terhadap Venezuela termasuk dengan melancarkan serangan ke kapal yang dituduh menyelundupkan narkoba, serangan CIA ke fasilitas pelabuhan Venezuela, serta blokade minyak.
Adapun Venezuela diduga meniru taktik Rusia yang merupakan sekutu lamanya.
Rusia telah menahan sejumlah warga AS di wilayahnya dalam beberapa tahun terakhir untuk digunakan sebagai alat tawar-menawar di tengah ketegangan dengan Washington.
Departemen Luar Negeri AS dan Gedung Putih belum merespons permintaan komentar terkait penahanan warga AS tersebut.
Penulis : Haryo Jati Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : CNN
- venezuela
- nicolas maduro
- warga amerika serikat
- donald trump
- amerika serikat
- venezuela tahan warga AS




