Bisnis.com, JAKARTA — Pasar saham Indonesia mencatatkan larinya dana asing atau foreign outflow sepanjang 2025. Meski begitu, sejumlah saham banyak mencatatkan aliran dana asing pada 2025 seperti PT Astra International Tbk. (ASII) hingga PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN).
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pasar saham Indonesia mencatatkan nilai jual bersih atau net sell asing pada perdagangan akhir tahun lalu, Selasa (30/12/2025) sebesar Rp938.13 miliar. Alhasil, catatan net sell asing di pasar saham Indonesia pun mencapai Rp17,34 triliun sepanjang 2025.
Padahal, pasar saham Indonesia mencatatkan kinerja kinclong pada 2025. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat sebesar 22,13% sepanjang tahun berjalan (year to date/ytd) ke level 8.646,94 pada perdagangan terakhirnya, Selasa (30/12/2025).
IHSG pun beberapa kali mencatatkan rekor-rekor baru. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Iman Rachman menuturkan catatan rekor harga tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) BEI tercapai pada 8 Desember 2025 di level 8.711. Iman juga mengatakan kapitalisasi pasar BEI juga telah menembus Rp16.000 triliun.
“Setahun ini 24 kali all time high. Jadi pencapaian ini tidak saja merupakan kerja dari OJK, SRO, dan Bursa, tapi sumbangsih kita semua, termasuk stakeholder pasar modal,” ujar Iman pada beberapa waktu lalu.
Kemudian, sepanjang 2025 data perdagangan mulai mengalami kenaikan dibandingkan akhir 2024 dengan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) berada pada posisi Rp18,06 triliun. Data tersebut diikuti dengan volume transaksi harian sebesar 30,27 miliar lembar saham dan frekuensi transaksi harian mencapai 1,78 juta kali transaksi.
Baca Juga
- Asing Banyak Jual Saham BBCA hingga EMTK, Net Sell Capai Rp17,34 Triliun pada 2025
- IHSG 2025 Cetak ATH 24 Kali, Asing Net Sell Rp17,34 Triliun
- Chengdong Lepas 9,89 Miliar Saham BUMI, Net Sell Asing Tembus Rp1,49 Triliun
Di tengah catatan net sell asing di pasar saham Indonesia, terdapat sejumlah saham yang menjadi buruan asing. Saham PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM) misalnya mencatatkan nilai beli bersih atau net buy asing sebesar Rp7,55 triliun sepanjang 2025.
Kemudian, saham ASII mencatatkan net buy asing sebesar Rp5,9 triliun sepanjang 2025. Lalu, saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) mencatatkan net buy asing sebesar Rp5,68 triliun sepanjang 2025.
Selain itu, saham BREN membukukan net buy asing sebesar Rp2,26 triliun dan PT United Tractors Tbk. (UNTR) membukukan net buy asing sebesar Rp2,02 triliun sepanjang 2025.
_______
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5453546/original/063264100_1766481082-mbg3.jpg)

