Konsumsi BBM & Avtur Pertamina Kompak Nanjak di Nataru

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Pertamina (Persero) melaporkan kenaikan konsumsi energi nasional sepanjang periode Satgas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Lonjakan mobilitas masyarakat di akhir tahun terbukti mengerek permintaan BBM ritel hingga bahan bakar pesawat (Avtur).

Berdasarkan data perusahaan hingga 31 Desember 2025, konsumsi Gasoline (bensin) tercatat naik lebih dari 0,7% dibandingkan rata-rata harian normal. Sementara itu, konsumsi Gasoil (solar) ikut terkerek 0,6%. 

Menariknya, kenaikan paling drastis terjadi pada Kerosene (minyak tanah) yang melesat hingga 9,7%, terutama di wilayah yang belum tersentuh konversi LPG seperti Papua, Maluku, dan NTT.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok BBM dan Pelumas Aman untuk Menunjang Operasional Genset Pemulihan Aceh

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan perusahaan telah mengambil langkah antisipatif untuk mengamankan pasokan di tengah tren kenaikan ini.

"Selama periode Satgas Nataru 2025/2026, Pertamina memastikan ketersediaan energi nasional dalam kondisi aman. Kami menyiagakan seluruh infrastruktur energi dan personel operasional untuk menjamin pasokan BBM, LPG, dan Avtur dapat memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Baron dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (1/1/2026).

Sektor penerbangan juga mencatatkan rapor hijau. Konsumsi Avtur tumbuh 3,9%, yang didorong oleh tingginya trafik penumpang serta stimulus kebijakan diskon Avtur sebesar 10% selama periode libur. Di sisi lain, konsumsi LPG nasional turut naik 3,2%, mengindikasikan kuatnya aktivitas rumah tangga dan sektor UMKM.

Menatap awal tahun 2026, Pertamina memprediksi permintaan masih akan tinggi karena faktor libur sekolah dan tren Work From Anywhere (WFA). Menanggapi hal tersebut, Baron memastikan ketahanan stok nasional berada di level yang sangat tebal.

Baca Juga: Menteri ESDM Pastikan Stok BBM Aman, Pertamina dan Pertamina Patra Niaga Siap Layani Masyarakat Selama Nataru

"Pertamina memastikan ketersediaan BBM dan LPG berada pada level aman, dengan ketahanan stok di kisaran lebih dari 12 hingga 34 hari, menyesuaikan karakteristik wilayah dan jenis produk," tambah Baron.

Meski fokus pada lonjakan permintaan, Pertamina juga dihadapkan pada tantangan distribusi di wilayah terdampak bencana, khususnya di Pulau Sumatra. Pertamina mengklaim tetap melakukan penyaluran secara bertahap demi menjaga denyut ekonomi masyarakat setempat.

"Di wilayah yang terdampak bencana, Pertamina tetap mengupayakan distribusi BBM dan LPG agar terus mengalir secara bertahap. Langkah ini dilakukan untuk mendukung pemulihan aktivitas masyarakat dan memastikan layanan energi tetap tersedia," tutup Baron.

Baca Juga: BPH Migas Pantau Ketersediaan BBM di Kawasan Wisata Jawa Timur, Pastikan Stok Aman Jelang Puncak Libur Nataru 2026

Sebagai catatan, Satgas Nataru Pertamina masih akan bersiaga hingga 11 Januari 2026 untuk memastikan transisi energi dan distribusi berjalan tanpa kendala pasca-puncak libur tahun baru.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sesuai Prediksi, Hari Pertama 2026 Jadi Puncak Kunjungan Wisatawan di Kawasan Ancol
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Jangan Khawatir! Vaksin Flu Masih Efektif Tangkal Superflu
• 17 jam lalugenpi.co
thumb
Drama Perbatasan Mereda, Thailand Lepas 18 Tentara Kamboja
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Borneo FC Bidik Enam Poin di Dua Laga Sisa, Fabio Lefundes: Konsistensi tiap Laga jadi Kunci
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Kubu Roy Suryo Duga Ada Manuver Bikin Kasus Ijazah Jokowi Seolah-olah Selesai
• 17 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.