Penulis: Hesti D. Ameliasari
TVRINews, Banjarmasin
Tim Pusat Laboratorium Forensik (Labfor) Polri Cabang Surabaya telah menyelesaikan analisis menyeluruh terkait kebakaran di Gedung Rektorat Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin pada Jumat (2/1/2026). Hasil pemeriksaan memastikan penyebab utama kebakaran adalah hubungan arus pendek listrik.
Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Eru Alsepa, menegaskan, tidak ditemukan indikasi kesengajaan maupun unsur pidana dalam kejadian tersebut.
“Titik awal api berasal dari korsleting listrik. Kebakaran membesar karena banyaknya berkas kertas di dalam gedung. Namun, dari hasil penyelidikan, tidak ada unsur kesengajaan,” jelas Kompol Eru.
Mengenai kekhawatiran hilangnya dokumen penting, pihak kampus memastikan seluruh data aman. Dokumen akademik dan administrasi sudah tersimpan secara digital melalui server internal dan sistem cloud.
Dengan keluarnya hasil pemeriksaan Labfor, Polresta Banjarmasin resmi menghentikan penyelidikan kasus kebakaran Gedung Rektorat ULM.
“Kami pastikan seluruh dokumen dan data akademik aman. Proses belajar mengajar tidak terganggu, dan semua layanan kampus tetap berjalan normal,” ujar pihak ULM.
Kebakaran di gedung rektorat ULM sempat memicu kepanikan awal Desember 2025 lalu, namun upaya pemadaman cepat dari Damkar Banjarmasin berhasil mencegah kerusakan lebih luas pada fasilitas kampus.
Editor: Redaktur TVRINews



