Gas Air Mata Imbas Tawuran Terasa hingga Stasiun KRL Manggarai

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Dampak tawuran di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (2/1) sore, merembet hingga ke area Stasiun Manggarai. Gas air mata disebut terbawa angin dan mengenai sejumlah penumpang.

Beredar di media sosial, video yang memperlihatkan warga memberikan kesaksian bahwa gas air mata terasa di area stasiun. Tampak pula para penumpang menggosok mata dan mencuci muka menggunakan air mineral di dekat rel kereta.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, membenarkan adanya gas air mata yang masuk ke area Stasiun Manggarai akibat tawuran di sekitar lokasi.

“Dapat kami sampaikan adanya gas air mata yang terbawa angin sampai mengenai pengguna Commuter Line di Stasiun Manggarai terkait adanya tawuran di underpass barat Stasiun Manggarai pada Jumat, sekitar pukul 15.00 WIB,” kata Karina dalam keterangannya, Jumat (2/1).

Karina menyebut, penumpang yang terdampak langsung diarahkan ke pos kesehatan untuk mendapatkan penanganan awal.

Meski demikian, ia memastikan insiden tersebut tidak mengganggu operasional perjalanan KRL.

“Sedangkan untuk operasional perjalanan Commuter Line juga tidak terganggu atas kejadian tersebut,” ungkapnya.

Karina menambahkan, petugas masih disiagakan guna mengantisipasi potensi gangguan lanjutan di sekitar stasiun.

“Saat ini, petugas KAI Commuter dan Polsek Tebet tetap stand by sebagai antisipasi terjadi tawuran susulan,” kata Karina.

“Kami mengimbau untuk tidak panik, tetap tenang dan selalu ikuti arahan dari petugas,” sambung dia.

Ia juga mengingatkan penumpang agar tetap waspada saat melintas di area tersebut.

“Kepada seluruh pengguna Commuter Line yang akan naik ataupun turun dari Stasiun Manggarai, untuk berhati-hati pada saat akan melintasi area tersebut, tetap utamakan keselamatan,” tandasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pakar Kebencanaan UGM Sebut Pembangunan Huntap Harus Pertimbangkan Periode Ulang Banjir Bandang
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Pemkab Agam butuh tenaga ahli untuk penanganan banjir bandang
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Hari pertama 2026, Prabowo tinjau hunian hingga gelar rapat di Aceh
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Nataru 2026, Taman Margasatwa Ragunan Dipenuhi 408 Ribu Wisatawan
• 2 jam lalumerahputih.com
thumb
Terpopuler: Mobil Murah Suzuki 2026, Motor Rossi–Marquez Disita FBI, dan Tantangan Ekspor RI
• 12 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.