Jakarta: PT Jasamarga Transjawa Tol memperbanyak layanan gardu menuju arah Jakarta di Gerbang Tol Cikampek Utama. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek pada arus balik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) Ria Marlinda Paallo, menyampaikan, kenaikan arus kendaraan di ruas Tol Jakarta-Cikampek mulai terpantau sejak pukul 14.00 WIB. Pada Jumat siang, JTT memantau arus lalu lintas di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek cukup tinggi, mencapai sekitar 2.000 kendaraan per jam.
Ia mengatakan, sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran transaksi dan kenyamanan pengguna jalan, JTT mengoptimalkan pelayanan di Gerbang Tol Cikampek Utama dengan pengaturan jumlah gardu operasi diberlakukan mulai pukul 15.30 WIB.
"Pengaturan operasional yang diterapkan mencakup pengoperasian 18 gardu transaksi ke arah Jakarta serta 12 gardu transaksi ke arah Trans Jawa," kata Ria dikutip dari Antara, Jumat, 2 Desember 2026.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi antrean kendaraan. Sekaligus memastikan proses transaksi tetap berjalan lancar di tengah peningkatan volume lalu lintas yang terjadi secara bertahap.
Baca Juga :
36.473 Kendaraan Kembali ke Jakarta via MBZ pada 1 Januari 2026JTT terus melakukan pemantauan situasi lalu lintas secara intensif dan siap melakukan penyesuaian operasional lanjutan apabila diperlukan.
Sementara itu, JTT mencatat 299.454 kendaraan melintasi ruas Tol Jakarta-Cikampek menuju wilayah timur Trans Jawa pada periode H-2 sampai H-1 libur Tahun Baru (30-31 Desember 2025). Jumlah tersebut naik 38,17 persen dari lalu lintas normal sebanyak 216.725 kendaraan.
Ilustrasi. Foto: Medcom.id.
Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas melalui enam Gerbang Tol (GT) Utama di wilayah Trans Jawa, yaitu GT Cikampek Utama (ke arah Trans Jawa), GT Kalikangkung (ke arah Semarang), GT Banyumanik (ke arah Solo), GT Warugunung (ke arah Surabaya), GT Kejapanan Utama (ke arah Malang), dan GT Singosari (ke arah Malang).
Khusus di GT Cikampek Utama, pada H-2 sampai H-1 periode libur Tahun Baru 2026, tercatat sebanyak 69.180 kendaraan melintas melalui GT Cikampek Utama.
Jumlah itu meningkat 28,56 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 53.811 kendaraan. Untuk kendaraan dari wilayah timur Trans Jawa tercatat sebanyak 55.660 kendaraan atau meningkat 9,06 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 51.038 kendaraan.



