Jaringan Restoran Cepat Saji KFC dan Pizza Hut di India Merger

katadata.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Perusahaan operator restoran cepat saji di India Sapphire Foods India dan Devyani International yaitu KFC dan Pizza Hut mengumumkan rencana penggabungan usaha atau merger. Nilai transaksi aksi tersebut mencapai US$ 934 juta atau setara Rp 15,5 triliun.

Aksi korporasi ini akan mengonsolidasikan dua operator utama jaringan restoran cepat saji milik Yum! Brands di India.Yum! Brands merupakan pemilik merek KFC, Pizza Hut dan Taco Bell yang mengoperasikan bisnisnya di India melalui mitra waralaba antara lain Devyani International, Sapphire Foods India dan Burman Hospitality.

Melalui kesepakatan ini, Devyani dan Sapphire akan bergabung menjadi satu entitas yang mengelola KFC dan Pizza Hut di pasar India.

Berdasarkan ketentuan kesepakatan, Devyani International akan menerbitkan 117 saham baru untuk setiap 100 saham ekuitas Sapphire Foods India, sebagaimana disampaikan dalam keterangan resmi perusahaan.

Seiring dengan rencana tersebut, saham Devyani melonjak hingga 5,3% per Jumat (2/1). Sementara itu, saham Sapphire Foods India justru anjlok hingga 6,4% pada awal perdagangan.

Proses penggabungan diperkirakan akan rampung dalam 12 hingga 15 bulan bergantung pada persetujuan regulator dan pemegang saham. Manajemen menilai merger ini akan mempercepat ekspansi KFC di India sekaligus membantu membangkitkan kinerja Pizza Hut yang tertinggal cukup jauh dari pemimpin pasar, Domino’s.

“India adalah pasar prioritas tinggi bagi kami,” ujar Chief Financial Officer Yum! Brands Ranjith Roy dikutip dari CNBC, Jumat (2/1). 

Menurut Roy, penggabungan ini akan mendorong ekspansi yang lebih agresif serta menciptakan nilai tambah bagi para pemegang saham melalui efisiensi operasional, termasuk penguatan rantai pasok.

Sebagai pemegang waralaba terbesar Yum! Brands di India, Devyani International memperkirakan merger ini akan menghasilkan sinergi tahunan sebesar 2,1 miliar hingga 2,2 miliar rupee atau sekitar US$ 23 juta hingga US$ 25 juta mulai tahun kedua setelah transaksi rampung.

Saat ini, Devyani mengoperasikan lebih dari 2.000 gerai restoran cepat saji di lebih dari 280 kota di India, Nigeria, Nepal, dan Thailand. Sementara Sapphire Foods mengelola 529 gerai KFC dan 338 Pizza Hut di India serta 119 Pizza Hut dan 11 Taco Bell di Sri Lanka menjadikannya jaringan restoran cepat saji internasional terbesar di negara tersebut.

“India memiliki potensi untuk menjadi permata mahkota sejati di pasar global Yum!. Pengumuman ini merupakan langkah penting dalam perjalanan tersebut,” kata direktur nomine Sapphire Foods India Sumeet Narang.

Berdasarkan laporan keuangan terbaru Yum! Brands, India kini menjadi negara dengan konsentrasi gerai Yum! tertinggi ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Cina.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kronologi Tawuran Pemuda di Flyover Klender Saat Tahun Baru 2026, Saling Serang Pakai Petasan
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Tragedi Longsor di Sumedang, Jenazah Korban Dievakuasi
• 3 jam laludetik.com
thumb
Sebut Superflu Sebagai Influenza Biasa, Menkes: Tak Usah Khawatir, Enggak Mematikan
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
OPPO Reno 15 dan Reno 15F Resmi Meluncur, Harganya Dibanderol Mulai Rp 9,6 Juta
• 12 jam lalumerahputih.com
thumb
Mulai Berlaku 2 Januari 2026, Ini 5 Kebiasaan yang Kini Bisa Dipidana oleh KUHP Nasional
• 6 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.