Ibu bayi berinisial K yang juga seorang asisten rumah tangga (ART) diketaui membunuh bayinya sendiri saat buang air kecil, di kamar mandi rumah majikan, di kawasan Pesapen, Surabaya.
AKP Rina Shanty Dewi Kasi Humas Polrestabes Surabaya mengatakan, awalnya pelaku hanya ingin buang air kecil.
“Tapi saat berada di kamar mandi, dia merasa mules dan spontan mengejan sampai janin yang masih terbungkus plasenta keluar,” katanya, Jumat (2/1/2026).
Karena panik, lanjut Rina, pelaku kemudian menyumpal mulut bayi. Setelah itu, dia menuju kamar untuk mengambil kantong kresek yang digunakan membungkus bayinya.
Bayi tersebut kemudian disembunyikan di halaman belakang rumah, sebelum akhirnya dibawa menggunakan kotak styrofoam.
BACA JUGA: Polisi Ungkap Motif ART di Surabaya Bunuh Bayinya Sendiri: Takut Dipecat
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), diketahui kalau penyebab bayi berjenis kelamin laki-laki itu meninggal dunia diduga karena kehabisan napas.
Polisi juga menemukan dan mengamankan sejumlah barang bukti berupa, kotak styrofoam, kaos singlet, celana dalam warna putih, dan sprei.
“Sementara dari hasil otopsi, bayi itu menderita luka memar pada ujung lidah, langit rongga mulut, dan leher sisi depan. Diketahui juga, ada alur jerat pada leher depan hingga belakang, dan resapan darah pada otot leher yang diakibatkan dari benda tumpul,” jelasnya.
Sebelumnya pelaku K mengaku sengaja membunuh bayinya karena takut ketahuan hamil dan dipecat oleh majikannya.
Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolrestabes Surabaya, setelah dilaporkan oleh majikannya sendiri.(kir/wld/iss)



