Bantah Jalani Pemeriksaan MRI, Kesehatan Donald Trump Dipertanyakan

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Kondisi kesehatan presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali jadi sorotan. Jika selama beberapa bulan belakangan dirinya menyatakan menjalani pemeriksaan MRI. 

Namun awal tahun ini Trump menyebut bahwa dirinya tak pernah menjalani hal tersebut. Diungkap kepala negara Amerika Serikat itu ia menjalani jenis screening lain. 

Baca Juga :
Keuntungan Investasi Bitcoin Diprediksi Kalahkan Saham dan Emas di 2026, Kok Bisa?
Dukun-dukun di Peru Ramal Donald Trump Akan Sakit Keras di Tahun Ini

"Itu bukan MRI. Pemeriksaannya tidak sampai MRI. Itu hanya screening,” ujar Trump kepada The Wall Street Journal (WSJ) saat menanggapi berbagai kekhawatiran soal kesehatannya yang mencuat selama masa jabatan keduanya.

Sementara itu dokter kepresidenan, Kapten Angkatan Laut Sean Barbabella, membenarkan kepada WSJ bahwa Trump sebenarnya menjalani CT scan. CT scan merupakan metode yang lebih cepat dan umum digunakan untuk menghasilkan gambaran detail bagian dalam tubuh.

MRI membutuhkan waktu lebih lama dan lebih efektif untuk memeriksa jaringan lunak. Barbabella menjelaskan, awalnya dokter memberi tahu Trump bahwa mereka akan melakukan MRI atau CT scan dalam pemeriksaan tersebut. Namun pada akhirnya kepala negara tersebut memilih CT scan. 

Ia mengatakan pemeriksaan itu dilakukan untuk benar-benar memastikan tidak ada masalah kardiovaskular dan hasilnya tidak menunjukkan kelainan apa pun.

Usai pemeriksaan kesehatan Trump pada Oktober, Barbabella dan juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt sempat menyebut pemeriksaan tersebut sebagai screening lanjutan tanpa menjelaskan secara rinci jenis screening yang dimaksud.

Namun pada akhir Oktober lalu, Trump mengatakan kepada wartawan saat dalam penerbangan menuju Tokyo bahwa pencitraan lanjutan itu adalah MRI. 

"Benar, saya menjalani MRI. Hasilnya sempurna,” kata Trump kala itu.

Setelah terus didesak untuk memberikan penjelasan lebih detail, pada Desember Trump mengatakan kepada wartawan bahwa ia tidak tahu bagian tubuh mana yang diperiksa dengan MRI. 

"Itu hanya MRI. Bagian tubuh apa? Bukan otak, karena saya menjalani tes kognitif dan hasilnya sangat baik," kata dia. 

Namun ternyata bukan hanya soal bagian tubuh yang membuat Trump ragu. Leavitt juga tidak menjelaskan mengapa presiden tidak meluruskan klaim soal MRI tersebut sejak awal.

Trump mengungkapkan bahwa kini ia menyesal telah menjalani CT scan. 

Baca Juga :
Trump Geram Serangan Drone ke Kediaman Putin: Lampaui Batas
Sindir PBB, Trump: AS Kini Jadi Penentu Perdamaian Dunia
Trump: AS Lancarkan Serangan ke ISIS di Nigeria

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Investor Ritel Muda Meningkat, BCA Digital Soroti Peran Teknologi
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
105 Jalan Diaspal, 32 Drainase Dibangun di Makassar Sepanjang 2025
• 14 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Daftar Bansos Cair Januari 2026, Cek NIK KTP Penerima Lewat Link cekbansos.kemensos.go.id
• 14 jam laludisway.id
thumb
KUHP-KUHAP Hasil Revisi Mulai Berlaku, Menko Yusril: Penegakan Hukum Memasuki Era Baru
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Sibolga Banjir Lagi Imbas Sungai Aek Doras Meluap
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.