Rektor Atma Jaya Makassar: Tidak Ada Pengeroyokan, OTK Masuk Kampus Tanpa Izin

harianfajar
7 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Rektor Universitas Atma Jaya Makassar, Dr. Wihalminus Sombo Layuk, S.E., M.Si., meluruskan sejumlah informasi dalam pemberitaan terkait dugaan pengeroyokan petugas keamanan yang dinilai tidak sesuai fakta.

Menurut Wihalminus, pemberitaan tersebut mengandung informasi berpotensi merugikan
nama baik institusi. Karena itu, universitas merasa perlu meluruskan sejumlah poin penting terkait insiden yang terjadi di lingkungan kampus.

Dalam pemberitaan sebelumnya disebutkan bahwa korban bernama Muh Aco (43)
merupakan Koordinator Keamanan Universitas Atma Jaya Makassar. Namun, pihak universitas menegaskan klaim tersebut tidak benar.

Wakil Rektor II Universitas Atma Jaya Makassar, Dr. Ir. Richard Frans, ST, MT, yang berada di lokasi saat kejadian, menjelaskan bahwa universitas tidak pernah mempekerjakan Muh Aco sebagai tenaga keamanan.

“Pengamanan kampus kami lakukan melalui kerja sama dengan pihak ketiga, yaitu PT
Athena Tagaya, sebagai penyedia jasa outsourcing keamanan. Nama Muh Aco tidak tercatat sebagai tenaga keamanan resmi universitas,” tegas Richard.

Ia menambahkan, Muh Aco merupakan orang tidak dikenal (OTK) yang masuk ke dalam
lingkungan kampus tanpa izin resmi dari pihak universitas.

Universitas Atma Jaya Makassar juga membantah pernyataan bahwa kejadian tersebut berlangsung pada hari libur nasional. Pihak universitas menegaskan bahwa 22 Desember 2025 bukan hari libur nasional.

Sebagaimana tertuang dalam Surat Rektor tertanggal 9 Desember 2025 tentang Libur Natal dan Tahun Baru, dosen, karyawan, dan mahasiswa Universitas Atma Jaya Makassar yang memiliki kepentingan mendesak tetap diperbolehkan memasuki lingkungan kampus
dengan terlebih dahulu menginformasikan kepada Wakil Rektor II serta petugas keamanan.

“Pada saat kejadian, kegiatan yang dilakukan adalah pemasangan CCTV dan perbaikan
jaringan internet sebagai persiapan perkuliahan. Bahkan, saya sendiri turun langsung melakukan pengawasan,” ujar Richard.

Ia juga meluruskan informasi terkait dugaan perusakan gembok gerbang kampus. Menurut pihak universitas, gembok tersebut tidak dirusak, melainkan dilepas dan diganti.

“Penggantian gembok dilakukan karena sebelumnya ada pihak yang menggembok gerbang kampus sehingga menghambat aktivitas pengelolaan fasilitas kampus. Ini justru untuk memastikan kegiatan resmi kampus bisa berjalan,” jelas Richard.

Ia menambahkan, OTK tersebut masuk ke lingkungan kampus tanpa permisi,
mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi, serta menunjukkan sikap yang dinilai
tidak bersahabat.

Wakil Rektor II bersama Pembina Yayasan Universitas Atma Jaya Makassar kemudian
meminta yang bersangkutan meninggalkan area kampus secara baik-baik.

Namun, situasi berkembang menjadi adu mulut. Salah seorang mahasiswa kemudian
berinisiatif mengeluarkan kendaraan OTK tersebut dari area kampus.

Dalam proses itu, mahasiswa tersebut ditarik kerah bajunya dan OTK diduga mencoba melakukan pemukulan.

“Tindakan mahasiswa terjadi secara spontan sebagai bentuk pembelaan diri,” tegasnya.

Terkait pemberitaan yang menyebut ada orang yang mengaku dari Claro (owner), universitas menegaskan bahwa tidak ada orang dari Claro yang datang ke kampus.

“Yang hadir adalah Bapak Raymond Ardan Arfandy, selaku pembina Yayasan Universitas
Atma Jaya Makassar, beliau datang untuk memantau situasi kampus,” jelas pihak universitas.

Terkait penahanan tiga orang pascakejadian, universitas menyebutkan bahwa dua di
antaranya merupakan mahasiswa Universitas Atma Jaya Makassar.

“Kami menilai mahasiswa kami dikriminalisasi. Fakta di lapangan diputarbalikkan seolah-olah terjadi pengeroyokan. Padahal yang terjadi adalah pembelaan diri dari ancaman OTK yang masuk tanpa izin,” tegas dia, Jumat, 2 Januari.

Pihak universitas pun mempertanyakan logika hukum apabila tindakan pembelaan diri di lingkungan sendiri justru diproses sebagai tindak pidana. (irm)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Permintaan Kredit Menurun, Anas Urbaningrum Beri Catatan Penting untuk Menkeu Purbaya di Tahun 2026
• 12 jam lalufajar.co.id
thumb
Ketika Kampus Mengelola Mal: Transmart, PTNBH Universitas Brawijaya, dan Dosa Tata Ruang Jalan Veteran
• 19 jam laluberitajatim.com
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp2.504.000 per Gram, Cek Rinciannya!
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
4 Penghuni Kontrakan di Warakas Diduga Keracunan, Polisi Olah TKP
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Bocoran Spesifikasi OPPO Find X9s Terungkap, Punya 2 Kamera 200MP dan Baterai 7.000 mAh
• 21 jam lalumerahputih.com
Berhasil disimpan.