REPUBLIKA.CO.ID, LAMPUNG SELATAN, – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2026 sebesar Rp3,21 juta. Penetapan ini diumumkan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lampung Selatan, Badruzzaman, di Kalianda, Jumat (2/1), dan akan mulai berlaku efektif pada 1 Januari 2026.
UMK Lampung Selatan tahun 2026 mengalami kenaikan sebesar 4,64 persen atau Rp142.618,49 dibandingkan tahun 2025 yang sebesar Rp3.076.990. Kebijakan ini diambil untuk menyesuaikan upah minimum dengan kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan terkini di wilayah tersebut.
Penetapan UMK ini, yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 26 Tahun 2025, berlaku khusus bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Sementara itu, bagi pekerja dengan masa kerja satu tahun atau lebih, pengusaha diwajibkan menyusun struktur dan skala upah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Badruzzaman menegaskan bahwa pengusaha dilarang membayar upah di bawah UMK yang telah ditetapkan. Namun, ketentuan ini dikecualikan bagi Usaha Mikro dan Usaha Kecil (UMK) sebagaimana diatur dalam regulasi. Surat Edaran Bupati Lampung Selatan akan menjadi dasar pelaksanaan UMK mulai 1 Januari 2026.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Lampung telah menyetujui UMK tahun 2026 untuk seluruh kabupaten/kota setelah pembahasan final oleh Dewan Pengupahan Provinsi bersama unsur pemerintah, pengusaha, dan pekerja pada 29 Desember 2025.
'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}Konten ini diolah dengan bantuan AI.




