Penerjun Payung yang Jatuh di Perairan Pangandaran Ditemukan

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pangandaran: Tim Search And Rescue (SAR) gabungan menemukan seorang penerjun bernama Widiasih (58) dalam kondisi meninggal dunia. Korban sebelumnya hilang setelah jatuh saat terjun payung di perairan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana membenarkan tim SAR gabungan mendapatkan informasi dari nelayan Cilacap di perairan Pangandaran soal keberadaan jasad dengan tanda-tanda korban yang dicari.

"Tim SAR gabungan langsung melaksanakan evakuasi ke TPI Batukaras, dan sekitar pukul 09.20 WIB tadi korban tiba di TPI Batukaras dan selanjutnya dibawa ke RSUD Pandega," kata Ade Dian, dikutip dari Antara, Jumat, 2 Januari 2026.
 

Baca Juga :

Tim SAR Lanjutkan Pencarian Penerjun Payung Hilang di Perairan Pangandaran

Ade menuturkan, korban yang merupakan warga Bandung itu telah dicari keberadaannya oleh tim SAR gabungan. Pencarian dilakukan sejak korban dilaporkan jatuh saat kegiatan terjun payung di Pangandaran, Selasa, 30 Desember 2025.

Tim SAR, kata Ade, langsung melakukan pencarian setelah menerima laporan orang hilang. Mereka menyisir perairan Bojongsalawe, lokasi titik awal korban jatuh, hingga akhirnya korban ditemukan di perairan Bagolo, sekitar 16 km dari lokasi kejadian.

"Dengan telah ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup, seluruh unsur SAR kembali ke satuannya masing-masing," ujarnya.


Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian terhadap satu penerjun payung yang dilaporkan hilang usai terjatuh di perairan Bojongsalawe, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Dokumentasi/SAR Bandung.


Tim SAR gabungan telah melakukan pencarian dengan berbagai metode. Mulai dari pencarian di permukaan air, penyelaman sampai pencarian melalui udara menggunakan pesawat Cessna C 172 RTF.

Tim SAR gabungan dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan penyisiran menggunakan LCR yang dilengkapi sonar 2D-SRV 8 MS milik Direktorat Polairud Polda Jabar yang diharapkan dapat mendeteksi keberadaan korban.

Selanjutnya SRU 2 melaksanakan penyisiran menggunakan waverunner Basarnas dan Satpolairud Polres Pangandaran sesuai rencana operasi SAR. Kemudian dilakukan penyelaman oleh tim Duck Dive Batukaras Spearfishing dan penyisiran menggunakan empat unit perahu nelayan.

Satu korban yang baru ditemukan itu merupakan korban kedua. Sebelumnya dalam insiden itu ada satu penerjun yang tewas, yakni Rusli (61), dan tiga penerjun lainnya yang selamat setelah berhasil mendarat meski tidak sesuai target pendaratan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
THR Natal Jangan Habis Sia-sia, Ini Strategi Atur Keuangannya
• 17 jam lalumedcom.id
thumb
DPR Setuju Sampah Kayu Bekas Banjir Bandang Sumatra Dipakai Warga untuk Bangun Rumah
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Geger! Mobil Terbakar di SMK Kosgoro 2 Sragen, Diduga akibat Korsleting Listrik
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Starlink Pindahkan Orbit Satelit untuk Hindari Tabrakan
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Tim SAR Temukan Jenazah Atlet Terjun Payung yang Jatuh di Pangandaran
• 1 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.