Grid.ID - Jurnalis Najwa Shihab tulis pesan pilu saat mengakhiri tahun 2025. Najwa Shihab tampak mengenang momen pahit kehilangan sang suami untuk selama-lamanya.
Seperti diketahui, Pergantian tahun selalu menjadi momen yang dinanti oleh banyak orang di seluruh dunia. Perayaan Tahun Baru 2026 hadir sebagai simbol dimulainya lembaran baru, penuh harapan, semangat, dan tekad untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Sebelum menyambut Tahun Baru 2026, beberapa publik figur tampak menulis dan mengenang kembali perjalanan mereka di tahun 2025. Salah satunya adalah jurnalis kenamaan Tanah Air, Najwa Shihab.
Baru-baru ini, Najwa Shihab ungkap kenangan pahit saat kehilangan suami tahun 2025. Hal itu diketahui dari unggahan di akun Instagram @najwashihab pada (31/12/2025).
Di unggahan itu, Najwa Shihab tampak mengunggah foto dirinya. Tak seperti biasanya, foto kali ini tampak bergambar hitam putih.
Bersamaan dengan hal itu, Najwa Shihab menulis pesan panjang untuk menutup tahun 2025. Menurutnya, banyak sekali yang terjadi di tahun 2025.
"Tahun ini terasa kabur di banyak bagian. Terlalu banyak yang terjadi di rentang waktu yang terlalu rapat."
"Sejak satu titik, tumbuh kebiasaan menjaga hari tetap berbentuk. Agenda dipenuhi. Pekerjaan dilipatgandakan. Perjalanan disediakan menjadi rutinitas."
"Bukan karena semuanya harus dilakukan. Lebih sebagai cara agar hari tetap bergerak, Karena diam terlalu cepat mengembalikan yang ingin ditunda," tulisnya.
Salah satunya adalah momen saat kehilangan sang suami tercinta, Ibrahim Sjarief Assegaf karena stroke pada Mei 2025. Hal itu membuatnya cukup berat. Meski berat, ibu satu anak itu yakin waktu akan menyembuhkan luka di hatinya.
"Menjelang akhir tahun ini, ada satu yang sampai batasnya. Ia berhenti di sana. Habis di kepala."
"Mungkin, waktu akan mengajarkan cara melembutkan sisanya," tulisnya.
Biasanya, Tahun Baru disambut dengan penuh suka cita dan sepenuh tenaga. Namun, Najwa Shihab memilih menyambutnya dengan kesadaran.
"Tahun ini ditutup tidak dengan sekuat tenaga, melainkan dengan kesadaran:
"Lelah pun punya tempat dalam perjalanan. Ada yang ditahan. Ada tarikan napas. Dan itu, untuk saat ini, cukup."
"Tahun ini selesai. Yang berikutnya, dibiarkan datang pelan," pungkas sang jurnalis.
Najwa Shihab ungkap kenangan pahit saat kehilangan suami, netizen langsung ramai memberi dukungan. Banyak pula yang memuji ketegaran hati Najwa Shihab.
"Semangat mbak Nana," tulis akun @la***.
"Mbakk Nanaa, tulisannya sangat mewakili," tambah akun @har***.
"Comeback Stonger Mbak Nana," tambah akun @deg***. (*)
Artikel Asli


