Aktor George Clooney Pindah Kewarganegaraan, Donald Trump Nyindir: Kabar Bagus!

republika.co.id
2 hari lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan komentar pedas terkait kabar kepindahan kewarganegaraan aktor legendaris George Clooney. Melalui unggahan di platform Truth Social pada Rabu (31/12/2025), Trump menyebut keputusan George dan istrinya, Amal Clooney, untuk menjadi warga negara Prancis sebagai "berita bagus" bagi Amerika Serikat.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });

Namun, seperti gaya khasnya, pujian tersebut dibalut dengan kritik tajam terhadap karier dan pilihan politik sang aktor. Langkah George dan Amal untuk dinaturalisasi sebagai warga negara Prancis, bersama anak kembar mereka yang berusia 8 tahun, Alexander dan Ella, mengejutkan banyak pihak. Menurut dokumen resmi yang diterbitkan oleh Journal officiel Prancis, keluarga Clooney secara resmi mendapatkan kewarganegaraan tersebut pada Desember 2025. Bagi Trump, kepindahan ini adalah kesempatan untuk kembali menyerang salah satu kritikus terberatnya di Hollywood.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Baca Juga
  • Film Agak Laen: Menyala Pantiku! Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa
  • Menengok 2025: Jumbo Cetak Sejarah, Agak Laen Patahkan ‘Kutukan’, dan Dominasi Simfoni Timur
  • Labubu dan K-Pop Demon Hunters Dominasi Tren Konsumen Asia pada 2025

Dalam unggahannya, Trump tidak menahan diri untuk meremehkan jejak rekam George Clooney. "Kabar Bagus! George dan Amal Clooney, dua peramal politik terburuk sepanjang masa, telah resmi menjadi warga negara Prancis," tulis Trump dikutip dari laman People.

Ia bahkan menambahkan sindiran mengenai situasi keamanan di Prancis, dengan menyebut bahwa negara tersebut tengah menghadapi masalah kriminalitas akibat penanganan imigrasi yang buruk, yang ia bandingkan dengan era pemerintahan Joe Biden. Trump juga meluncurkan serangan pribadi terhadap pencapaian seni George Clooney.

'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}

"Dia sama sekali bukan bintang film, dia hanyalah pria rata-rata yang terus-menerus mengeluh tentang akal sehat dalam politik," kata Trump.

Ia juga berargumen bahwa George Clooney mendapatkan lebih banyak publikasi melalui aktivitas politiknya daripada melalui film-filmnya yang menurut Trump sangat sedikit dan sangat biasa saja.

Perselisihan ini berakar dari peran aktif George Clooney dalam peta politik AS. Trump secara khusus menyinggung artikel opini yang ditulis George Clooney di New York Times pada Juli 2024, yang mendesak Joe Biden untuk mundur dari pencalonan presiden setelah debat yang dianggap bencana.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Aktor Veteran Ahn Sung Ki Meninggal Dunia di Usia 74 Tahun
• 9 jam laluinsertlive.com
thumb
Patroli PJR Ungkap Fortuner di Tol Jagorawi Angkut Sabu dan Solar Subsidi Ratusan Liter
• 6 jam laludisway.id
thumb
Maduro Akan Hadapi Sidang Perdana di Pengadilan Federal AS, Awal Pertarungan Hukum Panjang
• 13 jam laluokezone.com
thumb
Tak Hanya Karier, Masa Depan Pendidikan Farel Prayoga Jadi Prioritas Pihak Manajemen
• 6 jam lalugrid.id
thumb
Mengarungi Samudera Formalisme Penyidikan
• 23 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.