Daop 8 Surabaya Catat 3.504 Wisatawan Asing Naik Kereta Api selama Libur Nataru

bisnis.com
11 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SURABAYA – Tercatat lebih dari 3.500 wisatawan mancanegara menggunakan layanan kereta api di stasiun-stasiun yang menjadi wilayah kerja KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono menjelaskan, berdasarkan data yang dihimpun, tercatat 3.504 penumpang berkewarganegaraan asing menggunakan layanan kereta api selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

"Jumlah tersebut tercatat meningkat 6,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni sebanyak 3.299 penumpang, serta menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten hingga berakhirnya masa Nataru," kata Mahendro Trang Bawono, Jumat (2/1/2026).

Keberangkatan wisatawan mancanegara yang melancong di berbagai destinasi unggulan di Pulau Jawa didominasi dari Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasar Turi, dan Stasiun Malang, dengan tujuan favorit Yogyakarta, Jakarta, Semarang, Bandung, dan Banyuwangi.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });

Dirinya menjelaskan, meningkatnya minat wisatawan mancanegara menggunakan kereta api mencerminkan keberhasilan pihaknya dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang modern, andal, dan peduli terhadap kelestarian lingkungan.

"Kereta api menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, serta memiliki tingkat emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan moda transportasi darat lainnya. Bagi wisatawan mancanegara, kereta api bukan sekadar alat transportasi, tetapi bagian dari pengalaman menjelajah Indonesia secara berkelanjutan," bebernya. 

Baca Juga

  • Tingkat Okupansi Hotel di Jawa Timur Tembus 95% Pada Libur Nataru 2025/2026
  • Lampaui Prediksi, KAI Catat Penjualan Tiket Nataru Tembus 4 Juta
  • 8,6 Juta Orang Kunjungi Jateng Saat Nataru

Mahendro menerangkan, penggunaan kereta api berkontribusi dalam menekan emisi karbon. Selain itu, konektivitas antarkota yang terintegrasi dapat mendorong pergerakan wisata, memperpanjang masa kunjungan wisatawan, serta membuka peluang pertumbuhan bagi sektor UMKM, perhotelan, kuliner, dan ekonomi kreatif di sekitar stasiun maupun destinasi wisata.

"Dengan jaringan kereta api yang saling terhubung, wisatawan dapat menjangkau lebih banyak destinasi dalam satu perjalanan. Dampaknya, perputaran ekonomi daerah semakin meluas dan manfaat pariwisata dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat," ujar dia.

KAI Daop 8 Surabaya pun mengimbau kepada segenap masyarakat dan wisatawan untuk merencanakan perjalanan lebih awal serta melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI supaya perjalanan semakin aman, nyaman, dan berkesan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KAI: Integrasi antarmoda di Stasiun Yogyakarta perkuat KRL di Nataru
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor K.H. Amal Fathullah Zarkasyi Meninggal Dunia
• 7 jam lalufajar.co.id
thumb
Bangun Hunian Sementara bagi Korban Bencana, Akademisi Apresiasi Kerja Cepat Pemerintah
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Percepatan Rekonstruksi Aceh Tamiang, Menko AHY Apresiasi Kolaborasi Lintas Sektor
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Rismon Sianipar Blak-blakan: Resolusi 2026 Makzulkan Gibran
• 8 jam lalufajar.co.id
Berhasil disimpan.