Inara Rusli secara gamblang akhirnya mengakui bahwa Insanul Fahmi adalah suaminya karena keduanya telah menjalani pernikahan siri.
Membaiknya hubungan Inara dan Insanul, menurut kuasa hukum Inara, Deddy DJ, kini menyisakan pertanyaan bagi Wardatina Mawa, istri pertama Insanul Fahmi. Deddy mempertanyakan kesiapan Wardatina jika harus dipoligami oleh sang suami.
"Sekarang kan sudah terjadi, Insanul sudah menikah siri dengan Mbak Inara. Ya sekarang tinggal kembali aja kepada Mbak Mawa, Mbak Mawa siap enggak dipoligami gitu. Kalau memang siap, ya, bismillah ya kan. Tapi kalau memang enggak (siap), ya sudah, bismillah juga gitu lho," ujar Deddy DJ kepada wartawan di kawasan BSD, Tangerang Selatan, belum lama ini.
Hargai Upaya Hukum yang Diambil Wardatina MawaTerkait sikap Wardatina Mawa yang tetap melanjutkan laporannya, Deddy menyatakan pihaknya tidak mempermasalahkan hal tersebut. Menurutnya, langkah tersebut merupakan hak Mawa dalam mencari keadilan dan kepastian hukum.
"Ya kalau itu kan kembali lagi kepada Mbak Mawa sendiri. Saya katakan dari awal bahwa Mbak Mawa di sini kan lagi mencari keadilan, mencari kepastian. Itu kan hak dia. Ketika dia tidak mau misalkan, tidak mau dipoligamikan, itu haknya dia," ucap Deddy.
Karena itu, Deddy dan pihaknya memilih menghormati sikap Mawa. Ia menilai, setiap orang berhak menempuh jalur hukum apabila merasa dirugikan atau diperlakukan tidak adil.
"Dia kan punya alasan, kita enggak boleh memaksakan. Ya dengan dia merasa dirinya terzalimi, kemudian dia mencoba untuk mencari satu kepastian hukum, ya, kita harus menghormati proses itu," ungkap Deddy DJ.
"Kalau misalkan kita merasa keberatan, ya, lakukan langkah hukum seperti yang diambil Mbak Mawa, dia mengambil langkah hukum di Polda Metro. Kalau menurut aku itu sudah jalan yang tepat, artinya dia meminta kepastian hukum," pungkasnya.
Sebelumnya, Wardatina Mawa melaporkan Insanul Fahmi dan Inara Rusli ke pihak kepolisian. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan perzinaan dan perselingkuhan.




