Trotoar Sekitar Stasiun Bekasi Dijajah Parkir Liar meski Ada Spanduk Larangan

kompas.com
1 hari lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com – Kondisi trotoar di Jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Bekasi Selatan, tepatnya di sekitar Stasiun Bekasi, dijajah puluhan motor yang parkir secara liar. 

Pantauan Kompas.com di lokasi, area trotoar sebenarnya telah dipasang spanduk larangan parkir oleh Dinas Perhubungan Kota Bekasi.

Dalam spanduk itu tertulis, "Diberitahukan kepada masyarakat, pengelola penitipan motor, ojek online, dan ojek pangkalan. Dilarang menggunakan trotoar dan bahu jalan sebagai tempat parkir. Kepada pelanggar akan dilakukn pengempisan ban dan pengadangan".

Namun, larangan tersebut tidak diindahkan. Sejumlah sepeda motor masih terparkir di atas trotoar sehingga menghalangi akses pejalan kaki.

Baca juga: Biskita Bogor Beroperasi Terbatas, Ini Rute Angkot sebagai Alternatif

Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu hak pejalan kaki, tetapi juga memicu kemacetan lalu lintas di kawasan tersebut.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=Stasiun Bekasi, trotoar jadi parkir liar, trotoar dekat stasiun bekasi jadi parkir liar, parkir liar di trotoar dekat stasiun bekasi&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wMy8xNDM1NDA5MS90cm90b2FyLXNla2l0YXItc3Rhc2l1bi1iZWthc2ktZGlqYWphaC1wYXJraXItbGlhci1tZXNraS1hZGEtc3BhbmR1aw==&q=Trotoar Sekitar Stasiun Bekasi Dijajah Parkir Liar meski Ada Spanduk Larangan§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

Amidah (25), salah satu pengguna jalan, mengaku resah dengan keberadaan parkir liar di sekitar Stasiun Bekasi.

“Iya sangat mengganggu sebenarnya. Dan membuat macet ya,” ujar Amidah saat ditemui Kompas.com di Stasiun Bekasi, Sabtu (3/1/2026).

Ia menilai keterbatasan lahan parkir di sekitar stasiun menjadi salah satu penyebab pengendara memilih memarkirkan kendaraannya sembarangan.

“Harusnya pengendara motor parkir di lingkungan yang lebih luas dibanding di pinggir jalan. Cuma enggak ada lahan luas juga,” katanya.

Selain faktor fasilitas, Amidah juga menilai rendahnya kesadaran masyarakat turut memicu maraknya parkir liar di trotoar.

“Kalau buat sadar agak sulit ya. Itu kan pemikiran setiap orang ya,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Siti (42), warga yang setiap hari menggunakan kereta api sebagai moda transportasi. Ia menyebut parkir liar memperparah kemacetan di sekitar Stasiun Bekasi.

Baca juga: Perempuan Ditemukan Tewas di Saluran Air Rawalumbu Bekasi

“Setahu saya jalan di sini macet terus, ya. Ini mungkin karena adanya parkir liar juga,” kata Siti.

Siti mengaku kerap melihat petugas melakukan penertiban, tetapi pelanggaran kembali terjadi setelahnya.

“Kadang pengguna motornya bandel balik lagi gitu,” ujarnya.

Selain mengganggu arus lalu lintas, Siti menilai parkir liar dan ojek yang mangkal di trotoar juga membuat pejalan kaki jadi lebih was-was, terutama saat memesan ojek online (ojol).

“Kalau melintas aman-aman aja ya, distop gitu berhenti. Tapi kan kalau misalnya kayak mesen ojol gitu ya, jadi harus buru-buru gitu,” kata Siti.

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah tegas agar trotoar kembali berfungsi sebagaimana mestinya dan kemacetan di sekitar stasiun dapat teratasi.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Baca juga: Arus Balik Natal dan Tahun Baru, 51.165 Penumpang Tiba di Stasiun Kereta Daop 1 Jakarta

“Mudah-mudahan ditertibkan biar enggak macet. Terus itu kayaknya jalanannya juga kayak becek gitu kan ya,” ujarnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Maduro Bertemu Utusan Xi Jinping Beberapa Jam Sebelum Ditangkap AS
• 21 jam laludetik.com
thumb
Jasad Pelatih Valencia Korban Kapal Tenggelam Akhirnya Ditemukan
• 11 jam lalugenpi.co
thumb
BMKG Peringatkan Gelombang Laut hingga 4 Meter di NTB, Nelayan dan Pelayaran Diminta Waspada
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Kenali 6 Tanda Nomor WhatsApp Anda Diblokir Orang Lain
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
DPW PPP DIY Gelar Muswil, Mardiono: Momentum Konsolidasi
• 13 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.