JAKARTA, DISWAY.ID – Selain melakukan serangan langsung pada Sabtu dini hari, Amerika tangkap Presiden Venezuela Maduro dan istrinya.
Kabar penangkapan Presiden Venezuela Maduro dan istrinya ini disampaikan langsung oleh Presiden Amerika Donald Trump melalui akun Truth-nya.
Trump menyampaikan bahwa Presiden Venezuela dan istrinya telah berhasil ditangkap dalam serangan yang dilakukan pada Sabtu 3 Januari 2026.
“Amerika Serikat telah berhasil melakukan serangan skala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya, Presiden Nicolas Maduro, yang bersama istrinya telah ditangkap dan diterbangkan keluar negeri,” tulis Trump.
BACA JUGA:Tragedi Mencekam Longsor Jatinangor Sumedang, 4 Orang Tewas Tertimbun
BACA JUGA:Tanpa Fabio Calonego, Hanif Siap Jadi Motor Tengah Persija Demi Rebut Puncak Klasemen
“Operasi ini dilakukan bekerja sama dengan penegak hukum AS. Detail lebih lanjut akan menyusul”.
“Akan ada konferensi pers hari ini pukul 11 pagi, di Mar-a-Lago. Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini! Presiden DONALD J. TRUMP,” tutupnya.
Diketahui bahwa Amerika telah melakukan serangan udara ke wilayah Venezuela pada Sabtu dini hari dengan menggunakan helikopter dan pesawat tempur.
Serangan yang disebut diperintahkan oleh Trump tersebut, terdengar suara ledakan dan pesawat terbang rendah terdengar di ibu kota Venezuela, Caracas.
Presiden Kolombia, Gustavo Petro, mengklaim di media sosial bahwa Venezuela telah diserang dan menyerukan sidang darurat Dewan Keamanan PBB segera.
Adapun pihak pemerintah Venezuela mengkonfirmasi bahwa Caracas telah diserang, serta tiga negara bagian lainnya yaitu Miranda, La Guaira, dan Aragua.
BACA JUGA:10 Warga Luka-Luka, Truk dan Bangunan Hangus Terbakar Ledakan Pipa Gas TGI di Inhil
BACA JUGA:Amerika Mulai Serang Caracas, Ibu Kota Venezuela dan 3 Wilayah Lain Jadi Target Pertama
Pihak Maduro sendiri sempat menyampaikan jika pemerintah Venezuela menolak agresi militer yang dilakukan oleh Amerika.
- 1
- 2
- »




