Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendukung percepatan pemulihan Pasar Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, pascabencana banjir yang melanda daerah tersebut.
Dukungan tersebut dalam bentuk 100 unit tenda darurat yang disalurkan untuk para pedagang terdampak bencana dari hasil penggalangan dana pegawai Kemendag, pelaku usaha, dan masyarakat umum melalui program Kemendag Peduli.
Baca Juga: Terima Wakil Ketua DPR dan Sejumlah Menteri di Widya Chandra, Presiden Prabowo Bahas Pemulihan Pascabencana dan Penugasan Awal Tahun
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Iqbal Shoffan Shofwan kepada Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, UMKM, dan Perindustrian Kabupaten Aceh Tamiang Ibnu Aziz pada Rabu (31/12/2025).
“Penyaluran 100 unit tenda darurat ini merupakan bentuk solidaritas untuk membantu masyarakat Aceh yang terdampak bencana, khususnya di Pasar Kuala Simpang. Semoga bantuan ini dapat membantu mempercepat pemulihan pasar agar aktivitas kembali berjalan,” kata Iqbal, dikutip dari siaran pers Kemendag, Sabtu (3/1).
Pasar Kuala Simpang merupakan pasar rakyat yang menjadi pusat niaga masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang. Pasar yang berdiri sejak 1982 ini merupakan pasar terbesar di Aceh Tamiang yang menampung sebanyak 295 pedagang, yang terdiri atas 156 pedagang los dan 139 pedagang kios.
Pasar Kuala Simpang menjadi satu dari 112 pasar rakyat yang terdampak bencana di Provinsi Aceh. Selain Aceh Tamiang, pasar terdampak lainnya juga tersebar di Kota Langsa, Kota Subulussalam, Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Gayo Lues, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Tenggara, Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Bireuen, dan Kabupaten Aceh Timur.
Selain menyalurkan bantuan, Kemendag terus mengupayakan pemulihan pasar rakyat serta berbagai penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana, termasuk di Sumatra Barat dan Sumatra Utara. Kemendag juga memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan kebutuhan pokok di wilayah terdampak bencana terus terjaga.
“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, distributor, dan asosiasi pelaku usaha untuk memastikan kebutuhan aman dan lancar. Kami harap, pemulihan dapat berjalan lebih cepat sehingga masyarakat bisa segera beraktivitas secara normal,” pungkas Iqbal.
Kemendag Peduli merupakan program kepedulian sosial Kementerian Perdagangan yang diinisiasi oleh para pegawai Kemendag dengan menghimpun donasi dari pegawai Kemendag, pelaku usaha, dan masyarakat umum. Donasi yang terkumpul disalurkan dalam bentuk berbagai kebutuhan untuk membantu masyarakat yang terdampak.
Selain pada saat terjadi bencana, Kementerian Perdagangan secara berkelanjutan membuka saluran donasi bagi pegawai, pelaku usaha, dan masyarakat umum yang ingin berpartisipasi dalam program ini.
Bantuan dapat diberikan dalam bentuk barang maupun dana yang disalurkan melalui rekening Kemendag Peduli pada Bank BRI dengan nomor rekening 032901004334306.




