Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menyampaikan doa dan harapannya agar John Herdman sukses menjalani tugas sebagai pelatih timnas Indonesia.
Herdman baru saja ditunjuk Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk menangani timnas senior dan timnas Indonesia U-23 l.
Penunjukan pelatih asal Inggris tersebut menjadi bagian dari proyek jangka panjang PSSI. Meski demikian, durasi kontrak John Herdman bersama timnas Indonesia hingga kini belum diumumkan secara resmi.
Mauricio Souza berharap proses yang dijalani Herdman bersama tim Garuda dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif dalam jangka menengah maupun panjang.
“Saya berharap sukses, saya berharap prosesnya (bersama timnas Indonesia) berjalan dengan baik untuk bisa masuk Piala Dunia sehingga empat tahun ke depan terjadi,” ujar Mauricio Souza dalam konferensi pers seusai pertandingan Persija Jakarta melawan Persijap di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (3/1/2026).
Pelatih asal Brasil itu juga menekankan pentingnya masa adaptasi bagi Herdman.
Menurut Mauricio, pemanfaatan waktu latihan akan menjadi kunci agar Herdman dapat memahami karakter pemain-pemain timnas Indonesia.
Mantan pelatih Madura United tersebut turut mendoakan agar Herdman mampu mewujudkan mimpi besar tim Garuda untuk tampil di Piala Dunia 2030.
PSSI sendiri menilai John Herdman memiliki rekam jejak dan pengalaman yang mumpuni untuk memimpin proyek jangka panjang timnas Indonesia, termasuk dalam mengembangkan potensi pemain seperti Jay Idzes dan rekan-rekannya.
Herdman tercatat sebagai satu-satunya pelatih di dunia yang mampu membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke ajang Piala Dunia FIFA.
Bersama timnas putri Kanada, Herdman berhasil mengamankan tiket Piala Dunia pada edisi 2007 dan 2011, serta mencetak sejarah dengan meraih dua medali perunggu Olimpiade secara beruntun pada 2012 dan 2016.
Sementara di level timnas putra, Herdman sukses mengantarkan Kanada ke Piala Dunia Qatar 2022.
Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi Kanada, yang kembali tampil di Piala Dunia setelah absen selama 36 tahun.


