Sedikitnya 45 orang tewas dalam serangan AS ke Venezuela

antaranews.com
1 hari lalu
Cover Berita
Moskow (ANTARA) - Sedikitnya 40 orang termasuk personel militer dan warga sipil tewas dalam serangan AS terhadap Venezuela pada Sabtu (3/1), lapor New York Times yang mengutip pejabat senior Venezuela.

Sebelumnya, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez menyatakan bahwa serangan AS terhadap negaranya telah menewaskan pejabat, anggota militer, dan juga warga sipil.

Presiden AS Donald Trump pada Sabtu mengumumkan AS telah melancarkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela dan Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta istrinya, Cilia Flores, telah ditangkap dan diterbangkan keluar negeri.

Media setempat melaporkan sejumlah ledakan di Caracas dan mengklaim bahwa operasi tersebut dilakukan anggota unit elit Delta Force.

Otoritas Venezuela mengaku belum mengetahui keberadaan Maduro dan meminta AS untuk memberikan bukti bahwa ia masih hidup. Trump kemudian menerbitkan sebuah foto yang diklaimnya memperlihatkan Maduro berada di atas kapal AS.

Sejumlah anggota Kongres AS menyebut operasi tersebut ilegal, sementara pemerintah menyatakan bahwa Maduro akan menghadapi persidangan.

Menanggapi situasi tersebut, Kementerian Luar Negeri Venezuela mengumumkan rencananya untuk mengajukan banding ke organisasi internasional atas tindakan Washington dan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengelar rapat darurat yang membahas serangan AS ke Venezuela.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan solidaritas dengan rakyat Venezuela. Moskow mengaku sangat prihatin dengan laporan bahwa Maduro dan istrinya telah dipaksa meninggalkan negara itu sebagai bagian dari agresi AS.

Lebih lanjut, Moskow menyerukan pembebasan Maduro dan istrinya serta pencegahan eskalasi lebih lanjut dalam situasi di sekitar Venezuela.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Trump sebut Maduro sedang berada di kapal menuju New York

Baca juga: Presiden Brasil: PBB harus tanggapi serangan AS di Venezuela


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mahkamah Konstitusi dan Koreksi Arah Demokrasi Konstitusional
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Rismon Sianipar Sebut Gibran Wapres Terburuk, Harus Dimakzulkan di 2026
• 6 jam lalugenpi.co
thumb
Menteri Ekonomi Kreatif Apresiasi Ruang Publik sebagai Etalase IP Lokal saat Libur Nataru
• 21 jam lalupantau.com
thumb
437 Madrasah di Aceh Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka Besok
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Profil Delcy Rodriguez, Calon Presiden Venezuela Pengganti Maduro?
• 22 jam laluidntimes.com
Berhasil disimpan.