JAKARTA, DISWAY.ID – Pasca Trump posting foto Maduro, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez bongkar kebohongan Amerika.
Dengan ditangkapnya Maduro, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez langsung ambil alih kekuasaan tertinggi.
Delcy sendiri disebutkan baru saja kembali ke negaranya, karena saat operasi penangkapan Maduro, Wakil Presiden tersebut tangah berada di Rusia.
BACA JUGA:Kulit Kusam Itu Bukan Takdir, Ini Cara Bikin Wajah Balik Glowing Tanpa Ribet
BACA JUGA:Jadwal Movievaganza Trans7 Hari Ini 4 Januari 2026 Lengkap Sinopsis, Tutup Liburan dengan Nonton Film Horor Gratis!
Kenberadaan Rodriguez disampaikan oleh saudaranya Jorge Rodriguez, kepala majelis nasional, berada di Caracas.
Menurutnya Delcy tidak berada di Venezuela saat peristiwa itu dan setelah mendengarkan kabar adanya serangan baru kembali.
Meskipun telah mengambil alih kekuasaan tertinggi di Venezuala, namun Delcy mengatakan jika Maduro merupakan satu-satunya Presiden negara yang memiliki cadangan minyak terbesar itu.
Saat memberikan pidato kenegaraanya, Delcy mengecam operasi AS yang mengakibatkan penangkapannya sebagai pelanggaran mencolok terhadap piagam PBB.
Pidato Delcy ini bertentangan dengan pernyataan yang dibuat oleh Presiden AS Donald Trump yang mengklaim bahwa Rodriguez bersedia bekerja sama dengan Washington.
BACA JUGA:Cara Main Aplikasi Penghasil Uang untuk Dapat Saldo DANA Gratis Rp202.000 Pagi Ini
BACA JUGA:Trump Rilis Foto Nicolas Maduro di Kapal USS Iwo Jima: Mata Ditutup, Tangan Diborgol
Tidak hanya itu, Delcy juga menuntut bukti jika istri Maduro, Cilia Flores masih hidup.
Sedangkan dalam penangkapan malam itu, disebutkan jika Madurodan istri diseret oleh tantara Amerika.
Sedangkan tindakan Amerika menangkap Presiden Venezuela, pihak China menyampaikan bahwa apa yang dilakukan Trump merupakan sebuah pelanggaran pelanggaran hukum internasional.
- 1
- 2
- »




