JAKARTA, DISWAY.ID - Amerika membuka dakwaan terang-terangan yang menjerat Presiden Venezuela Nicolas Maduro, istrinya, serta empat orang lainnya atas tuduhan konspirasi narkoterorisme dan berbagai dakwaan lain dibuka ke publik.
Dakwaan ini diunggah secara daring oleh Jaksa Agung AS Pam Bondi.
“Selama lebih dari 25 tahun, para pemimpin Venezuela telah menyalahgunakan jabatan kepercayaan publik dan merusak institusi yang sebelumnya sah untuk mengimpor berton-ton kokain ke Amerika Serikat,” demikian isi dakwaan yang diajukan di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Selatan New York.
BACA JUGA:Trump Rilis Foto Nicolas Maduro di Kapal USS Iwo Jima: Mata Ditutup, Tangan Diborgol
Selain tuduhan konspirasi narkoterorisme, dakwaan tersebut juga mencakup konspirasi impor kokain; kepemilikan senapan mesin dan perangkat penghancur; serta konspirasi untuk memiliki senapan mesin dan perangkat penghancur.
Dakwaan federal yang menjerat Presiden Venezuela Nicolas Maduro, istrinya, serta empat orang lainnya atas tuduhan konspirasi narkoterorisme dan dakwaan lainnya dibuka ke publik dan diunggah secara daring oleh Jaksa Agung Amerika Serikat Pam Bondi pada Sabtu pagi, setelah penangkapan dramatis pasangan tersebut oleh pasukan Amerika di negara mereka sendiri.
BACA JUGA:Donald Trump Klaim AS Lancarkan Serangan ke Venezuela, Presiden Nicolas Maduro dan Istri Berhasil Ditangkap
Dakwaan ini diajukan di Pengadilan Distrik AS di Manhattan. Selain Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dakwaan juga menjerat putra Maduro, Nicolas Ernesto Maduro Guerra, Diosdado Cabello Rondón, Ramón Rodríguez Chacín, serta Héctor Rusthenford Guerrero Flores.
Dalam dakwaan disebutkan:
“Nicolas Maduro Moros, terdakwa, kini berada di puncak pemerintahan yang korup dan tidak sah yang selama beberapa dekade telah memanfaatkan kekuasaan negara untuk melindungi dan mempromosikan aktivitas ilegal, termasuk perdagangan narkoba.”
BACA JUGA:4,5 Juta Milisi Venezuela Siaga, AS Naikkan Bandrol Perburuan Maduro Sebesar Rp742 Miliar
“Perdagangan narkoba tersebut telah memperkaya dan mengokohkan elite politik dan militer Venezuela, termasuk Menteri Dalam Negeri, Kehakiman, dan Perdamaian Diosdado Cabello Rondón, serta mantan Menteri Dalam Negeri dan Kehakiman Ramón Rodríguez Chacín,” lanjut dakwaan itu dilansir dari CNBC.
Guerrero diidentifikasi sebagai pemimpin geng Venezuela Tren de Aragua.
Dakwaan Tambahan
Selain tuduhan konspirasi narkoterorisme, dakwaan tersebut juga memuat empat dakwaan pidana lainnya, yakni:
- 1
- 2
- »





