Timeline Konflik AS–Venezuela: Serangan Laut, Pengerahan Armada, hingga Nicolas Maduro Ditangkap

disway.id
1 hari lalu
Cover Berita

AS, DISWAY.ID - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Venezuela akhirnya mencapai titik paling krusial pada awal 2026.

Presiden Venezuela, Nicolas Maduro dikabarkan telah ditangkap dan dibawa keluar dari negaranya menyusul operasi militer besar-besaran yang diperintahkan langsung oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Pengumuman tersebut disampaikan Trump secara terbuka, seraya mengonfirmasi bahwa pasukan Amerika menjalankan serangan terkoordinasi terhadap target-target strategis di Venezuela.

Operasi ini disebut sebagai lanjutan dari tekanan panjang yang telah dibangun Washington terhadap pemerintahan Maduro dalam beberapa bulan terakhir.

BACA JUGA:Venezuela Bergejolak! Rusia, Iran, dan Pemimpin Dunia Kecam Penangkapan Maduro, PBB Gelar Pertemuan Darurat

Tekanan Panjang yang Berujung Operasi Militer

Sebelum operasi penangkapan berlangsung, hubungan kedua negara telah memburuk drastis.

Amerika Serikat secara bertahap meningkatkan aktivitas militernya di kawasan Amerika Selatan, mulai dari pengerahan armada laut, operasi drone, hingga penyitaan kapal tanker minyak Venezuela di perairan internasional.

Pemerintah AS menyatakan langkah tersebut sebagai bagian dari perang melawan jaringan perdagangan narkotika internasional.

Donald Trump bahkan secara resmi menyebut kartel narkoba sebagai musuh bersenjata negara dan menuding pemerintahan Maduro terlibat langsung dalam aktivitas tersebut.

BACA JUGA:Maduro Ditangkap, Trump Tegaskan AS akan Ambil Alih Pemerintahan Venezuela

Nicolas Maduro sendiri menolak keras tuduhan itu. Ia menegaskan bahwa tujuan utama Amerika Serikat bukanlah pemberantasan narkoba, melainkan upaya menggulingkan kekuasaannya dan mengendalikan sumber daya Venezuela.

Rangkaian Serangan di Laut dan Kontroversi Global

Sejak September 2025, militer AS tercatat telah melakukan puluhan serangan terhadap kapal-kapal yang diduga terlibat penyelundupan narkoba di Karibia dan Samudra Pasifik timur.

Pemerintah AS mengklaim operasi tersebut menewaskan lebih dari 100 orang yang dianggap bagian dari jaringan kriminal lintas negara.

BACA JUGA:Profil Nicolás Maduro, Presiden Venezuela yang Ditangkap Trump atas Dakwaan Narkoterorisme

Akan tetapi langkah ini memicu kritik luas. Sejumlah anggota Kongres AS, khususnya dari Partai Demokrat, mempertanyakan dasar hukum serangan-serangan tersebut.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Presiden Venezuela Nicolas Maduro Hadir di Pengadilan New York
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Ramalan Cinta Zodiak 5 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
5 Drama Korea yang Tetap Populer Meski Tayang 10 Tahun Lalu
• 23 jam laluinsertlive.com
thumb
Pria Ditusuk OTK di Mampang Jaksel Diduga Gara-gara Senggolan di Jalan
• 15 jam lalukompas.com
thumb
TNI Bersihkan Sekolah-sekolah di Bireun dari Lumpur Bekas Banjir
• 10 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.