Polres Bogor mengantisipasi dampak puncak arus balik wisatawan di Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Penerapan rekayasa sistem satu arah atau one way arah Jakarta bakal dimajukan.
"Kami akan mengantisipasi hari ini adalah puncak arus balik wisata yang akan turun dari Cianjur dan Puncak, yang akan menuju Jakarta dan sekitarnya. Maka kami akan siapkan pola rekayasa satu arah atau one way ke arah bawah atau arah Jakarta," kata KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto, Minggu (4/1/2026).
Ardian menyebutkan, pelaksanaan one way akan dimajukan untuk memprioritaskan arus kendaraan menuju Jakarta.
"Nanti (sistem one way) akan percepat pelaksanaannya, yang mana biasanya di Hari Minggu itu (pelaksanaan one way) pukul 12.00 WIB, kemungkinan akan kami majukan dipukul 11.00 WIB," imbuhnya.
Pantauan detikcom di Simpang Gadog pukul 10.50 WIB, arus lalu lintas di Jalan Raya Puncak Bogor masih berlaku dua arah, baik menuju Puncak maupun Jakarta. Arus kendaraan tampak ramai lancar.
Hambatan arus kendaraan sesekali terjadi di Simpang Pasir Muncang, hingga menimbulkan antrian. Hal itu terjadi karena banyak kendaraan keluar dan masuk di persimpangan tersebut.
Ardian menyebutkan, berdasarkan pantauan di Gerbang Tol Ciawi, arus kendaraan baik arah Puncak, Bogor maupun arah Jakarta masih normal. Ardian menyebut, belum ada peningkatan arus kendaraan, sehingga tidak ada rekayasa lalulintas sejak pagi tadi.
"Kami sampaikan untuk update situasi di kawasan situasi puncak, sampai dengan saat ini terpantau situasi masih lancar dan belum terjadi peningkatan arus lalulintas menuju puncak. Memang semenjak tadi pagi kami sudah melihat bagaimana peningkatan arusnya
"Sejak pukul 05.00 WIB, ke pukul 06.00 WIB kendaraan yang keluar masuk gerbang Tol Ciawi masih seputar 900-1.000 kendaraan. Kemudian pukul 08.00-09.00 masih sekitar di angka 1.500 kendaraan yang keluar Gerbang Tol Ciawi, sehingga belum terjadi antrean di Simpang Pasir Muncang atau sepanjang jalur Puncak," imbuhnya.
(sol/fca)




