Beijing (ANTARA) - Fenomena supermoon atau superbulan pertama pada 2026, yang ditandai dengan jarak Bulan yang sangat dekat dengan Bumi sehingga tampak lebih besar dan lebih terang, terlihat di langit pada Sabtu (3/1).
Foto yang diabadikan pada 3 Januari 2026 ini memperlihatkan Bulan di atas area Ice-Snow World di Kota Harbin, Provinsi Heilongjiang, China timur laut. (ANTARA/Xinhua/Zhang Shu)
Foto yang diabadikan pada 3 Januari 2026 ini memperlihatkan Bulan di atas bagian Panlongshan dari Tembok Besar Gubeikou di Beijing, ibu kota China. (ANTARA/Xinhua/Chen Yehua)
Foto yang diabadikan pada 3 Januari 2026 ini memperlihatkan Bulan di atas Jiayin, Kota Yichun, Provinsi Heilongjiang, China timur laut. (ANTARA/Xinhua/Li Shaojun)
Foto yang diabadikan pada 3 Januari 2026 ini memperlihatkan Bulan di atas Kota Qiqihar, Provinsi Heilongjiang, China timur laut. (ANTARA/Xinhua/Wang Yonggang)
Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 3 Januari 2026 ini memperlihatkan Bulan di atas Kota Nantong, Provinsi Jiangsu, China timur. (ANTARA/Xinhua/Xu Congjun)
Foto yang diabadikan pada 3 Januari 2026 ini memperlihatkan Bulan di atas area Ice-Snow World di Kota Harbin, Provinsi Heilongjiang, China timur laut. (ANTARA/Xinhua/Zhang Shu)
Foto yang diabadikan pada 3 Januari 2026 ini memperlihatkan Bulan di atas bagian Panlongshan dari Tembok Besar Gubeikou di Beijing, ibu kota China. (ANTARA/Xinhua/Chen Yehua)
Foto yang diabadikan pada 3 Januari 2026 ini memperlihatkan Bulan di atas Jiayin, Kota Yichun, Provinsi Heilongjiang, China timur laut. (ANTARA/Xinhua/Li Shaojun)
Foto yang diabadikan pada 3 Januari 2026 ini memperlihatkan Bulan di atas Kota Qiqihar, Provinsi Heilongjiang, China timur laut. (ANTARA/Xinhua/Wang Yonggang)
Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 3 Januari 2026 ini memperlihatkan Bulan di atas Kota Nantong, Provinsi Jiangsu, China timur. (ANTARA/Xinhua/Xu Congjun)



