Pemulihan Pascabencana, TNI dan Warga Bersihkan Polindes dan Sekolah di Aceh Utara

pantau.com
2 hari lalu
Cover Berita

Pantau - Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Yonif TP 857/GG bersama personel Kodim 0102/Pidie Jaya dan warga bahu membahu membersihkan Pondok Bersalin Desa (Polindes) di Desa Mancang, Aceh Utara, guna mempercepat pemulihan fasilitas layanan kesehatan yang terdampak banjir.

Kegiatan pembersihan ini dipimpin langsung oleh Letda Inf Rico Jerianto dengan melibatkan 10 personel dari Yonif TP 857/GG.

Anggota TNI bersama warga dan personel Kodim 0102/Pidie Jaya bekerja secara sinergis membersihkan ruangan dalam Polindes yang dipenuhi lumpur, halaman sekitar bangunan, serta saluran drainase.

Seluruh personel dan warga mengangkat lumpur, membersihkan lantai serta dinding, dan menata kembali lingkungan Polindes agar kembali nyaman dan layak digunakan.

"Tujuan kegiatan ini adalah mempercepat pemulihan fungsi fasilitas kesehatan agar bisa kembali beroperasi optimal," ungkap Letda Inf Rico Jerianto.

Diharapkan, warga dapat segera mengakses kembali layanan kesehatan dasar yang sebelumnya terganggu akibat bencana banjir.

Pembersihan Sekolah dan Rumah Warga Juga Dilakukan

Selain Polindes, personel TNI juga membersihkan sejumlah rumah warga yang terdampak banjir di wilayah Aceh Utara dari sisa-sisa lumpur.

Kegiatan pembersihan rumah dilakukan menggunakan alat-alat sederhana seperti sekop, dibantu oleh warga sekitar.

Sejak Sabtu, 3 Januari 2026, personel TNI turut melakukan pembersihan di berbagai sekolah yang terdampak bencana sebagai bentuk persiapan menjelang dimulainya semester baru.

Beberapa sekolah yang dibersihkan meliputi MIN 29 Aceh Utara, MIN 21 Aceh Utara, SMAN 1 Baktiya, SMPN 1 Lapang, SDN 19 Jambo Aye, TK Pelangi, dan SDN 7 Kuala Simpang.

Pembersihan juga menjangkau lembaga pendidikan lain seperti TK Quratul Aqyun, PAUD Nurul Ikhlas, SDN Grong-Grong, SDN Ketibung, Pondok Dayah Asasul Huda, SDN 8 Meureudu, MIN 2 Meurah Dua, MTs Meurah Dua, SMPN 5 Kejuruan Muda, SDN Simpang Kiri, TK Al Fatih, dan MIS Al Amin.

Lumpur-lumpur yang mengeras disiram air terlebih dahulu agar lebih mudah diangkat dan dibersihkan.

Selain itu, tumpukan material sampah yang terbawa oleh banjir dan longsor juga turut dibersihkan dari area sekolah dan permukiman.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tentara di Sidang Nadiem Bikin Hakim Bertindak, Mabes TNI Ungkap Fakta Ini
• 13 jam lalusuara.com
thumb
Pasokan Energi Selama Periode Nataru Berjalan Lancar
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kolong Tol Bakal Disulap Jadi Fasilitas Olahraga, Pramono: Wali Kota Bikin Ring Tinju hingga Skatepark
• 15 jam laludisway.id
thumb
7 Cara Decluttering Awal Tahun
• 9 jam lalubeautynesia.id
thumb
Langkah Nyata Bank Mandiri Pastikan Aktivitas Masyarakat Terdampak Bencana Kembali Berjalan
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.