Pernikahan Ersa Mayori dan Otto Djauhari telah memasuki usia 22 tahun. Momen tersebut dirayakan Ersa pada 14 Desember 2025 dengan penuh rasa syukur.
Meski begitu, ia mengaku tak menyangka perjalanan rumah tangganya telah berlangsung selama lebih dari dua dekade.
Ersa Mayori menyebut waktu seolah berjalan cepat sejak dirinya memutuskan menikah dengan Otto Djauhari. Ia bahkan berkelakar bahwa perasaan mereka masih seperti pasangan muda.
"Kita berasanya masih umur 25 sih, lebih ke halu ya. Mudah-mudahan bisa seterusnya amin," ujarnya.
Di balik keharmonisan yang terlihat, Ersa Mayori tak menampik bahwa perjalanan pernikahannya juga diwarnai fase-fase menantang. Ia mengungkapkan lima tahun pertama menjadi masa paling berat dalam rumah tangganya bersama Otto.
Ersa menjelaskan bahwa tantangan tersebut muncul karena dirinya dan Otto Djauhari memutuskan menikah tanpa melalui masa pacaran yang panjang.
Proses pengenalan yang singkat membuat keduanya harus beradaptasi besar-besaran setelah resmi menjadi suami istri.
"Aku ngerasa 5 tahun pertama (menantang), karena aku nggak pakai pacaran. Jadi pas dekat ngajaknya nggak pacaran, maunya nikah gitu. Kenalnya Juni (2003), Desember kita nikah. Nah 5 tahun pertama itu banyak adaptasinya," tuturnya.
Selama 22 tahun membina rumah tangga, Ersa Mayori dan Otto Djauhari telah dikaruniai dua orang anak.
Pengalaman panjang tersebut membuat Ersa semakin memahami bahwa pernikahan bukan hanya soal cinta, tetapi juga proses saling menyesuaikan dan bertumbuh bersama.
Perayaan ulang tahun pernikahan ke-22 yang jatuh pada 14 Desember 2025 menjadi pengingat bagi Ersa Mayori akan perjalanan panjang yang telah ia lalui bersama sang suami, dari masa adaptasi hingga akhirnya menemukan ritme dan keseimbangan dalam rumah tangga.





