Bernardo Tavares Dikabarkan Boyong Bek Brasil Jefferson Silva, Persebaya Surabaya Batal Datangkan Bek PSM Victor Luiz?

harianfajar
1 hari lalu
Cover Berita

FAJAR, SURABAYA — Bursa transfer paruh musim Super League Indonesia 2025/2026 kembali bergejolak. Kali ini, sorotan mengarah ke Persebaya Surabaya yang dikabarkan siap mendatangkan bek kiri asal Brasil, Jefferson Silva. Rumor tersebut langsung memantik spekulasi lanjutan: apakah langkah ini menutup peluang Persebaya untuk memboyong bek PSM Makassar, Victor Luiz?

Nama Jefferson Silva mencuat cepat, seiring kuatnya aroma Brasil yang mulai terasa di ruang ganti Persebaya pada era kepelatihan Bernardo Tavares. Pelatih asal Portugal itu dikenal memiliki preferensi jelas: pemain berpengalaman, disiplin secara taktik, dan terbiasa bermain dalam struktur kolektif yang ketat. Jefferson Silva dinilai memenuhi hampir seluruh kriteria tersebut.

Rumor transfer ini pertama kali menguat lewat unggahan akun media sosial spesialis bursa transfer, @transfernews__ft. Unggahan tersebut menyebut dua nama pemain Brasil yang disebut akan segera berseragam Persebaya Surabaya pada paruh musim: Jefferson Silva dan Bruno Paraíba.

“BREAKING NEWS. 2 Pemain Asing Asal Brazil, Jefferson Silva (LB/29) dan Bruno Paraíba (CMF/31), akan berseragam Persebaya Surabaya pada paruh musim BRI Super League Indonesia 2025/26. OFFICIAL SEGERA,” tulis akun tersebut.

Status unggahan yang nyaris mendekati resmi langsung menyedot perhatian Bonek dan publik sepak bola nasional. Apalagi, dalam beberapa musim terakhir, Persebaya kerap agresif pada jendela transfer paruh musim untuk menambal kelemahan skuad.

Profil Jefferson Silva: Bek Kiri Modern

Jefferson Silva bukan nama sembarangan. Pemain bernama lengkap Jefferson Junio Antonio da Silva ini lahir di Jaraguá, Brasil, pada 3 Januari 1997 dan kini berusia 29 tahun—usia yang sering dianggap matang secara fisik dan mental bagi seorang bek.

Dengan tinggi badan 1,76 meter, Jefferson dikenal sebagai bek kiri modern dengan kaki kiri dominan. Ia bukan tipikal fullback pasif yang hanya bertahan, tetapi aktif membuka ruang, melakukan overlap, dan terlibat langsung dalam fase build-up dari bawah.

Saat ini Jefferson tercatat sebagai pemain Operário Ferroviário Esporte Clube, klub kasta kedua Liga Brasil. Ia bergabung sejak 8 April 2025, dengan status kontrak yang detail masa berakhirnya tidak dipublikasikan secara terbuka.

Nilai pasar Jefferson Silva disebut menyentuh angka Rp 4,35 miliar—angka yang tergolong tinggi untuk ukuran bek kiri di Asia Tenggara. Valuasi tersebut mencerminkan jam terbang panjang dan konsistensi performanya di level profesional.

Sepanjang kariernya, Jefferson telah mencatat 267 pertandingan resmi, dengan kontribusi 5 gol dan 8 assist, serta total menit bermain mencapai 19.462 menit. Catatan disiplin juga relatif terkendali untuk pemain bertahan: 45 kartu kuning dan hanya 1 kartu merah. Statistik ini menggambarkan gaya bermain agresif, tetapi tetap terkontrol.

Daftar klub yang pernah dibelanya memperlihatkan lintasan karier solid di sepak bola Brasil. Jefferson sempat memperkuat Vasco da Gama, Juventude, Atlético Goianiense, Goiás EC, hingga akhirnya berlabuh di Operário-PR.

Mengapa Jefferson Cocok dengan Filosofi Bernardo Tavares?

Jika rumor ini benar, kedatangan Jefferson Silva sangat selaras dengan pendekatan Bernardo Tavares. Pelatih Persebaya itu dikenal menyukai bek sayap yang disiplin bertahan, namun tetap mampu mendukung transisi menyerang tanpa mengorbankan struktur tim.

Persebaya di bawah Tavares bukan tim yang mengandalkan fullback eksplosif tanpa kontrol. Yang dibutuhkan adalah pemain yang paham kapan harus naik, kapan harus bertahan, dan mampu menjaga keseimbangan sisi lapangan. Dalam konteks ini, Jefferson menawarkan paket komplet: pengalaman, kedewasaan bermain, dan kecakapan teknis.

Ia berpotensi memberi stabilitas di sisi kiri, area yang dalam beberapa laga Persebaya masih terlihat rapuh—terutama saat menghadapi tim dengan winger cepat dan crossing intens.

Lalu Bagaimana Nasib Victor Luiz?

Munculnya nama Jefferson Silva otomatis memunculkan spekulasi tentang nasib Victor Luiz, bek kiri PSM Makassar yang sebelumnya sempat dikaitkan dengan Persebaya Surabaya.

Victor Luiz dikenal sebagai bek dengan karakter menyerang yang kuat, namun adaptasi taktik dan faktor non-teknis sering menjadi pertimbangan krusial dalam transfer antar-klub Liga Indonesia. Jika Persebaya benar-benar mendatangkan Jefferson, peluang Victor Luiz merapat ke Surabaya praktis mengecil—bahkan bisa dibilang tertutup.

Dari sudut pandang manajemen, mendatangkan pemain asing Brasil dengan rekam jejak panjang di kompetisi profesional bisa dianggap sebagai pilihan yang lebih “aman” dibanding merekrut pemain domestik dengan dinamika adaptasi yang berbeda.

Antusiasme Bonek dan Penantian Pengumuman Resmi

Meski masih berstatus rumor, antusiasme Bonek terus menguat. Media sosial Persebaya ramai dengan diskusi tentang potensi komposisi lini belakang baru, serta bagaimana Jefferson Silva akan dipadukan dengan bek tengah yang sudah ada.

Kehadiran Jefferson, jika terealisasi, bukan hanya soal nama baru, tetapi juga sinyal keseriusan Persebaya dalam membangun tim kompetitif untuk paruh musim kedua. Ia bisa menjadi kepingan penting dalam upaya memperbaiki konsistensi dan menjaga keseimbangan permainan.

Kini, publik Surabaya menanti satu hal yang sama: pengumuman resmi. Profil Jefferson Silva tak lagi asing, dan harapan besar mulai dibebankan padanya—bahwa ia mampu menjawab kebutuhan taktik Bernardo Tavares dan membawa Persebaya ke level yang lebih stabil.

Apakah rumor ini akan menjadi kenyataan, atau hanya bagian dari dinamika panas bursa transfer? Jawabannya tinggal menunggu waktu. Namun satu hal pasti: aroma Brasil di Persebaya kian kuat, dan itu bukan kebetulan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Disinggung Hidupkan Militerisme, Prabowo Tegaskan Terbuka Dikritik
• 7 jam laludisway.id
thumb
Bukan Orang Baru, Ini Rekam Jejak Ole Gunnar Solskjaer yang Bisa Jadi Jawaban Manchester United di Masa Krisis
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Harga Aluminium ke Level Tertinggi Tiga Tahun, Saham ADMR Melesat 12 Persen
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Tanggapi Ancaman Trump, Presiden Kolombia Bersumpah Angkat Senjata Pertahankan Negara
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Pramono Soal Tawuran di Manggarai: Kami Duga Ada Pihak yang Membenturkan
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.