Video: Bocoran Sektor Pilihan Manajer Investasi di Tahun 2026

cnbcindonesia.com
2 hari lalu
Cover Berita
Jakarta, CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia- Chief Investment Officer BNI Asset Management, Farash Farich mengungkapkan sejumlah sentimen yang akan mempengaruhi prospek dan tantangan bagi pasar saham, obligasi maupun nilai tukar Rupiah.

Farash menyebutkan kekhawatiran pasar global terhadap saham-saham teknologi yang sudah bervaluasi tinggi dan saham 'high beta' di bursa AS sehingga menjadi peluang bagi bursa domestik untuk menawarkan saham yang bervaluasi rendah bagi investor asing.

Terkait pergerakan IHSG yang disebut Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa bisa mencapai level 10.000, Farash menilai bahwa berdasarkan valuasi dan dividen yield maka IHSG berpeluang naik hingga 9.000-9.600 yang juga didukung oleh kinerja saham-saham yang masih lagging.

Di periode ini BNI AM melihat potensi return di pasar saham yang lebih positif utamanya dari saham-saham yang memiliki potensi pertumbuhan dan valuasi yang menarik.

Seperti apa prospek dan potensi investasi pasar keuangan RI? Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Chief Investment Officer BNI Asset Management, Farash Farich dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Jum'at, 02/01/2026)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
MKMK Periode 2026 Dilantik, Formasi Tidak Berubah
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Rano Karno Jenguk Siswa SD Korban Kecelakaan Mobil MBG, Pastikan Proses Pemulihan Berjalan Baik
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Suami Boiyen Dipolisikan Terkait Dugaan Penipuan dan Penggelapan
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
OPEC+ Tunda Kerek Produksi Minyak hingga Maret 2026
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
X-Men Resmi Gabung Avengers: Doomsday, Kembalinya Profesor X dan Cyclops
• 7 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.