REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Kemungkinan Amerika Serikat mengambil kendali langsung atas Venezuela tampaknya mereda pada Ahad setelah penangkapan mengejutkan Presiden Nicolás Maduro.
Namun para pejabat AS mengatakan bahwa Washington tetap mempertahankan pasukan berkekuatan 15.000 personel di Karibia dan mungkin akan melakukan intervensi militer baru jika presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, tidak memenuhi tuntutan mereka.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});- Petugas Kebersihan RSUD Majalaya Bandung Tewas Dianiaya Atasan
- Menhan Venezuela: Sebagian Besar Anggota Paspampres Maduro Tewas Dibunuh Tentara AS
- Operasi Militer AS di Venezuela Tewaskan 80 Orang
Setelah penculikan Maduro pada Sabtu, Donald Trump mengatakan AS akan "mengelola" negara Amerika Selatan berpenduduk 30 juta jiwa itu, termasuk di dalamnya minyak.
"Jika dia tidak melakukan apa yang benar, dia akan membayar harga yang sangat mahal, mungkin lebih mahal daripada Maduro," katanya kepada Atlantic.
'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}
Rodríguez, 56 tahun, pada Sabtu telah berjanji setia kepada Maduro dan mengutuk penangkapannya sebagai bentuk 'kekejaman'. Tetapi New York Times melaporkan bahwa pejabat Trump beberapa waktu lalu telah mengidentifikasi teknokrat tersebut sebagai calon pengganti dan mitra bisnis potensial. Ini terkait hubungan Rodriguez dengan Wall Street dan perusahaan minyak.
Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, berbicara dengan Rodríguez, yang mengatakan kepadanya “‘kami akan melakukan apa pun yang Anda butuhkan’.”
Di ibu kota, Caracas, para pejabat senior pemerintah dan militer menuntut kembalinya Maduro tetapi berjanji untuk mendukung Rodríguez sebagai pemimpin sementara dan menyerukan kembalinya keadaan normal.
“Saya menyerukan kepada rakyat Venezuela untuk melanjutkan semua aktivitas mereka, baik ekonomi, pekerjaan, maupun pendidikan, dalam beberapa hari mendatang,” kata Vladimir Padrino López, menteri pertahanan, dalam pidato yang disiarkan televisi.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)




