MANCHESTER City berbagi masing-masing satu poin dengan Chelsea dengan hasil akhir 1-1 dalam laga di Stadion Etihad pada Senin (5/1) WIB. Sebelum kick-off, pemain, staf, dan penggemar mengheningkan cipta di Etihad Stadium untuk mengenang mereka yang telah meninggal dalam 12 bulan terakhir, di antaranya pemain bintang Tony Book dan Denis Law, serta pendukung bintang terkenal Ricky Hatton dan John Stapleton.
Di tengah cuaca dingin, kedua tim bermain agresif dan mencoba mencari kesempatan mencetak gol.
Sundulan Erling Haaland pada menit ke-30 hampir menghasilkan gol, sayangnya arah bola sedikit melenceng.
Bernardo Silva pada menit ke-36 melepaskan tembakan ke gawang, sayangnya sedikit melambung di atas mistar gawang.
Dengan serangan bertubi-tubi, Man City belum juga mendapatkan gol.
Menjelang turun minum, Reijnders mencetak gol pada menit 42 dan membawa Man City unggul 1-0.
Pada babak kedua, tuan rumah masih menyerang gawang Chelsea. Sayangnya, serangan ini tak bisa membuahkan gol tambahan.
Tim tamu juga terlihat berbahaya, dengan pemain pengganti Liam Delap menikmati peluang bagus, mantan bintang muda City itu melepaskan tembakan jarak dekat yang berhasil diselamatkan dengan baik oleh Gianluigi Donnarumma.
Man City harus puas dengan satu poin setelah keunggulan 1-0 lewat gol Tijjani Reijnders di babak pertama dikejar oleh Chelsea melalui Enzo Fernandez di menit-menit terakhir. Pertandingan Man City berakhir imbang 1-1 melawan Chelsea.
Pemain Belanda keturunan Indonesia Reijnders mencetak gol spektakuler – gol ketiganya dalam tiga pertandingan terakhirnya – membawa keunggulan tuan rumah di babak pertama.
Namun Fernandez mencetak gol di menit-menit terakhir membuat tiga poin Man City melayang. Hasil ini membawa Man City naik ke posisi dua klasemen Premier League, enam poin di bawah Arsenal, dan poin yang sama dengan Aston Villa dengan unggul selisih gol. (H-2)




