BEKASI – Banjir rob kembali menggenangi permukiman warga dan jalan lingkungan di wilayah pesisir Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Genangan air laut pasang tersebut juga merendam tempat pemakaman umum, tambak ikan, serta menyebabkan kerugian ekonomi bagi masyarakat.
Salah satu wilayah terdampak parah berada di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong. Berdasarkan data pemerintah desa setempat, sedikitnya 1.663 kepala keluarga (KK) terdampak banjir rob yang kembali terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Ketinggian air di permukiman warga saat ini mencapai sekitar 50 sentimeter. Warga menyebutkan, air laut mulai naik dan masuk ke rumah-rumah sejak Selasa, 30 Desember 2025.
“Puncaknya terjadi hari Jumat dan Sabtu. Air bisa sampai 80 sentimeter, setinggi pinggul orang dewasa,” ujar Maunah, warga Desa Pantai Bahagia.


/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F11%2F04%2F9007c981e98eac5c9e8887cde3175aa2-20251104YGA23.jpg)

