DPR soal Presiden Nicolas Maduro Ditangkap AS: Hari Ini Venezuela, Besok Bisa Negara Lain

liputan6.com
2 hari lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta menilai penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh militer Amerika Serikat (AS) bukan sekadar krisis bilateral. Dia menyebut tindakan itu sebagai ancaman nyata terhadap kedaulatan negara dan hukum internasional.

"Penangkapan kepala negara berdaulat dilakukan secara sepihak tanpa mekanisme hukum internasional yang sah, maka dunia sedang bergerak menuju era politik global yang berbasis kekuatan, bukan hukum," kata Sukamta, Senin (5/1/2026).

Advertisement

BACA JUGA: Kawendra DPR: Pilkada Melalui DPRD Tak Hilangkan Esensi Demokrasi

Dia menilai tindakan tersebut berpotensi menciptakan preseden berbahaya yang dapat dinormalisasi oleh negara-negara kuat lainnya. Dampaknya bukan hanya pada Amerika Latin, tetapi juga terhadap stabilitas global, khususnya bagi negara-negara berkembang dan Dunia Selatan (Global South).

"Hari ini Venezuela, besok bisa negara lain. Ini adalah alarm keras bagi semua negara yang menjunjung tinggi prinsip non-intervensi dan penyelesaian damai," ujarnya.

Sukamta menegaskan bahwa Indonesia harus konsisten pada politik luar negeri bebas aktif, dengan mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dan multilateralisme. Indonesia, menurutnya, tidak boleh diam terhadap praktik yang melemahkan kedaulatan negara dan merusak norma internasional pasca Perang Dunia II.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
1 Jasad Diduga Anak Pelatih Valencia yang Tenggelam di Labuan Bajo Ditemukan
• 18 jam laludetik.com
thumb
[FULL] Arahan Presiden Prabowo Evaluasi Kinerja Kabinet saat Buka Retret Kabinet di Hambalang
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Tom Lee: Belum Puncak, Harga Bitcoin Akan Cetak Rekor di Januari
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Rocky Gerung soal Wacana Pilkada Lewat DPRD: Suara Rakyat Tak Boleh Pakai Joki
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Danantara targetkan 160 Huntara rampung 15 Januari
• 19 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.